Cara Memilih Rata-Rata Bergerak yang Tepat untuk Trading



Rata-rata bergerak adalah salah satu alat paling andal dalam analisis teknikal, tetapi keberhasilannya tergantung pada pemilihan yang tepat sesuai strategi Anda. Berikut apa yang sebenarnya perlu diketahui trader.

Pertama, pahami perbedaan antara SMA dan EMA. Rata-rata bergerak sederhana (SMA) meratakan aksi harga selama periode tertentu—sederhana, tetapi terkadang lambat. Rata-rata bergerak eksponensial (EMA) memberikan bobot lebih pada data harga terbaru, membuatnya lebih responsif terhadap pergeseran pasar. Mana yang cocok? Itu tergantung pada gaya trading Anda.

Untuk scalping jangka pendek dan trading swing, rata-rata bergerak yang lebih cepat (7-hari, 14-hari, atau 21-hari) menangkap pergeseran momentum yang cepat. Mereka lebih berisik tetapi bereaksi lebih cepat terhadap pembalikan. Untuk pengikut tren jangka panjang, rata-rata 50-hari, 100-hari, atau 200-hari menyaring kebisingan pasar dan mengonfirmasi pergerakan arah yang nyata.

Banyak trader berpengalaman menggunakan beberapa rata-rata bergerak sekaligus—yang cepat untuk menangkap entri dan yang lambat untuk mengonfirmasi tren. Strategi crossover ini membantu Anda menghindari sinyal palsu dan menangkap breakout yang sebenarnya.

Kuncinya? Uji periode yang berbeda di grafik Anda, lakukan backtest terhadap kepemilikan koin dan kerangka waktu Anda, lalu tetap gunakan apa yang berhasil. Pasar berubah, jadi tinjau pengaturan Anda secara musiman. Pemilihan rata-rata bergerak bukan ilmu roket—ini hanya tentang mencocokkan alat dengan tujuan Anda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 5
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
ContractCollectorvip
· 17jam yang lalu
Sejujurnya, berdasarkan pengalaman saya dalam mengelola selama dua tahun terakhir, EMA memang jauh lebih unggul daripada SMA. Saya selalu bilang bahwa garis 21 hari dipadukan dengan garis 200 hari sudah cukup, yang lainnya hanyalah hiasan. Benar, backtesting bisa menyelamatkan nyawamu, jangan hanya mengandalkan feeling. Dalam pasar bullish, pegang teguh garis 50 hari, dalam pasar bearish, sebaiknya lihat garis 200 hari, itu tidak rumit sama sekali. Tidak ada solusi ajaib untuk hal ini, inti dari semuanya adalah kamu harus tahu apa yang sedang kamu lakukan.
Lihat AsliBalas0
BrokeBeansvip
· 01-12 02:57
ngl Saya sudah lama menggunakan MA tapi tetap bergantung pada 🔮... Seharusnya sudah mencoba EMA, katanya lebih cepat merespons?
Lihat AsliBalas0
PrivacyMaximalistvip
· 01-12 02:42
ngl 21 hari garis benar-benar sudah cukup, dibandingkan dengan yang ribet-ribet seperti 200 hari yang lebih praktis
Lihat AsliBalas0
ReverseTradingGuruvip
· 01-12 02:37
Sejujurnya, strategi garis rata-rata 21 hari sudah ketinggalan zaman bagi saya, sekarang saya lebih suka bermain dengan algoritma...
Lihat AsliBalas0
FallingLeafvip
· 01-12 02:33
Gabungan garis 7 hari dan 21 hari telah dimainkan selama tiga tahun, baru sekarang saya mengerti apa itu benar-benar memotong kerugian...
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • بالعربية
  • Português (Brasil)
  • 简体中文
  • English
  • Español
  • Français (Afrique)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • Português (Portugal)
  • Русский
  • 繁體中文
  • Українська
  • Tiếng Việt