Tanggal Pembaruan: 2026-01-08
Disclaimer: Artikel ini untuk keperluan riset/pendidikan dan tidak merupakan saran investasi. Volatilitas aset kripto sangat tinggi, harap sesuaikan dengan kemampuan risiko Anda sendiri.
0)Apa yang terjadi: Seberapa besar “Pembalikan” dalam dua hari terakhir?
0.1 Data kunci (ETF BTC spot AS)
Berikut adalah aliran keluar bersih dalam dua hari perdagangan terakhir (satuan: US$m; sumber data: Farside Investors):
2026-01-06: Total keluar bersih -243.2 IBIT +228.7 (keluaran bersih melawan tren)
FBTC -312.2 (terutama beban utama)
GBTC -83.1
Lainnya: ARKB -29.5, HODL -14.4, BTC (Mini Grayscale) -32.7 dan lain-lain
2026-01-07: Total keluar bersih -486.1 IBIT -130.0 (berubah dari “masuk melawan tren” menjadi “mulai keluar juga”)
FBTC -247.6
BITB -39.0, ARKB -42.3, HODL -11.6, GBTC -15.6 dan lain-lain
Poin pengamatan: 01-06 masih seperti “rotasi struktural (A keluar, B masuk)”, 01-07 lebih seperti “penarikan secara luas (beberapa produk keluar bersamaan)”.
Ini tepat menjadi salah satu titik pembeda antara “pergantian posisi” dan “puncak jangka pendek”.
0.2 Dalam konteks yang lebih besar: Dua hari terakhir sebenarnya baru saja mencatat “aliran masuk bersih awal tahun yang kuat”
Data aliran yang sama menunjukkan:
2026-01-02: +471.3
2026-01-05: +697.2
Artinya: masuk bersih awal tahun → kemudian dua hari berturut-turut keluar bersih. Ini lebih seperti “emosi kembali ke keadaan tenang setelah euforia”, bukan “fundamental tiba-tiba memburuk”.
1)Pertama, jelaskan konsepnya: Apa arti sebenarnya dari aliran dana ETF masuk/keluar?
1.1 Dua pasar: transaksi pasar sekunder ≠ permintaan/penebusan pasar primer
Pasar sekunder: kita dan Anda membeli/jual saham ETF di bursa.
Pasar primer (penciptaan/penebusan): Partisipan yang diberi kuasa (AP) melalui mekanisme permintaan/penebusan, menambah atau mengurangi pasokan saham ETF, sehingga harga ETF mendekati NAV.
Banyak orang salah mengartikan “transaksi besar hari ini” sebagai “pasti ada aliran masuk bersih hari itu”. Tidak benar: hanya permintaan bersih di pasar primer (creation > redemption) yang dihitung sebagai aliran masuk bersih.
1.2 Penjelasan pengaruh “penebusan tunai vs penebusan fisik”
Pada awalnya (ketika ETF BTC spot baru disetujui), banyak yang menggunakan struktur penebusan tunai di AS: AP menyerahkan/ambil tunai, dana membeli/jual BTC di pasar untuk menyesuaikan penebusan (lebih langsung dalam menyalurkan tekanan beli/jual).
Pada 2025, SEC mengizinkan ETP kripto melakukan penebusan fisik (in-kind), industri sedang dalam masa transisi “mekanisme semakin mirip ETF komoditas tradisional” (tahap ini bisa berbeda-beda tergantung produk).
Oleh karena itu: aliran dana adalah sinyal penting dari “penawaran dan permintaan nyata”, tetapi tidak selalu secara langsung mencerminkan “hari itu langsung turun/naik” 1:1, terutama saat volatilitas ekstrem atau saat mekanisme berganti.
2)Mengapa “tiba-tiba berbalik negatif”? Tiga model penjelasan (dari yang umum hingga yang penting)
Model A: “Rotasi posisi” secara struktural—dana berputar antar dana, bukan keluar total
Ciri khas:
Beberapa ETF keluar besar, tetapi ETF lain masuk besar sekaligus (misalnya 01-06: FBTC keluar besar, tapi IBIT malah masuk besar).
Kemungkinan penyebab (umum tapi tidak selalu diungkapkan secara terbuka):
Institusi lebih suka produk dengan likuiditas lebih baik/ spread lebih kecil sebagai posisi inti;
Perbedaan biaya, kedalaman pasar, jalur broker/penyimpanan, kemudahan transaksi yang mendorong migrasi;
Dalam satu institusi, posisi “taktis” dan “inti” ditempatkan di produk berbeda, terjadi pergeseran sementara.
Kunci menilai apakah “hanya rotasi”:
Lihat apakah kemudian tetap muncul “hedging kuat” (A keluar B masuk). Jika berkembang menjadi “semua keluar” seperti 01-07, maka tidak lagi murni rotasi.
Model B: “Arus keluar dari posisi derivatif yang padat”—penyempitan/penyesuaian posisi arbitrase/ basis
Langsung saja:
“Dana ETF” sebagian bukan untuk “bullish jangka panjang BTC”, melainkan untuk “struktur arbitrase/hedging”,
misalnya melakukan posisi long ETF/spot + short futures untuk memanfaatkan basis, atau menggunakan opsi untuk lindung nilai volatilitas.
Begitu basis menyempit, volatilitas meningkat, margin menjadi lebih berat, dana ini akan cepat keluar, sehingga aliran keluar bersih bisa tiba-tiba membesar.
Oleh karena itu: ETF berbalik negatif tidak selalu berarti “berpandangan bearish”, bisa saja “arbitrase tidak menguntungkan lagi”.
Model C: Penurunan preferensi risiko + struktur harga melemah—lebih dekat ke “puncak jangka pendek/penarikan”
Saat pasar berbalik dari “mendorong ke atas” ke “revisi turun”, biasanya muncul:
Pengambilan keuntungan (terutama setelah tahun baru, profit pertama kali diambil)
Pengurangan posisi leverage tinggi/penutupan posisi secara pasif
Peristiwa makro/ data mendekat yang menyebabkan risiko aset turun bersamaan
Per 2026-01-08, BTC berfluktuasi di sekitar ~$89,937, dengan level psikologis $90.000 menjadi “pembatas antara bullish dan bearish”.
Ketika harga berulang kali berjuang di dekat level penting ini, “keluarnya bersih ETF” akan dipandang pasar sebagai konfirmasi penurunan suasana hati, memperbesar volatilitas.
3)Bagaimana menilai: Apakah ini “sinyal puncak” atau “rotasi + pendinginan”?
Berikan kerangka kerja “4 dimensi” yang sangat berguna:
3.1 Melihat keberlanjutan: sinyal harian < sinyal berkelanjutan
Hari negatif satu kali: biasanya hanya noise atau rotasi struktural
Negatif berturut-turut 3–5 hari: lebih patut diwaspadai, apalagi jika harga menembus level struktural penting
3.2 Melihat luasnya: apakah posisi utama juga keluar?
Jika keluar terkonsentrasi di beberapa produk: lebih seperti migrasi antar produk
Jika banyak produk utama keluar bersamaan (terutama posisi utama juga negatif): lebih seperti pengurangan risiko sistemik
3.3 Melihat struktur harga: apakah menembus “titik struktur tren”
Tidak perlu menyebut level spesifik, fokus pada struktur:
Level rebound terakhir (jika pecah → kemungkinan gagal rebound meningkat)
Level low terakhir saat koreksi (jika pecah → terbentuk low yang lebih rendah)
Moving average/ rentang penting (jika diuji berulang dan gagal bertahan → risiko cenderung turun)
3.4 Melihat tingkat kerumunan: apakah “pelepasan” dana/funding/OI cukup
Jika saat koreksi muncul gelombang likuidasi, penurunan cepat funding rate, penurunan OI yang signifikan: biasanya “gelembung sedang pecah”
Jika setelah koreksi tingkat kerumunan tetap tinggi: malah lebih berbahaya (masih ada ruang untuk tekanan kedua)
4)Rencana trading: gunakan “simulasi skenario” sebagai pengganti tebak puncak/tebak dasar
Skenario A: Koreksi adalah konsolidasi sehat (tren berlanjut)
Kondisi trigger:
BTC bertahan di support utama (misalnya di $90k tidak berkelanjutan pecah)
Aliran keluar bersih ETF mereda atau kembali positif
Penurunan tingkat kerumunan derivatif (funding rate turun, OI tidak lagi meningkat)
Strategi:
Posisi inti: fokus di BTC/ETH, lakukan pembelian bertahap saat koreksi
Posisi satelit: pilih altcoin dengan narasi kuat, posisi kecil, cepat ambil profit
Manajemen risiko: gunakan “titik gagal struktur” sebagai stop loss (jangan tahan posisi berdasarkan emosi)
Skenario B: Koreksi berkembang menjadi tren melemah (puncak jangka pendek/penurunan lebih dalam)
Kondisi trigger:
Harga membentuk “low lebih rendah” (pecah low sebelumnya dan tidak kembali)
Aliran keluar bersih ETF berhari-hari berturut-turut dan cakupannya meluas
Rebound tanpa volume, bayangan atas meningkat, risiko pasar menurun secara signifikan
Strategi:
Kurangi leverage/posisi: utamakan “bertahan hidup”
Pertahankan posisi inti terkuat (atau gunakan hedging untuk mengurangi eksposur bersih)
Altcoin/meme: lebih baik melewatkan daripada tahan keras (karena kecepatan koreksi biasanya lebih cepat)
BTC berfluktuasi di rentang utama secara berulang
Aliran masuk/keluar ETF sering berganti, tanpa tren yang jelas
Pergerakan altcoin cepat, mudah terjebak saat mengikuti kenaikan
Strategi:
Leverage rendah bahkan 0 leverage
Strategi rentang: beli di support, jual di resistance, disiplin ketat
Jangan ikut emosi saat mengikuti kenaikan, tunggu konfirmasi struktur
5)Kesimpulan
“Perpindahan dana ETF yang tiba-tiba negatif bukan bukti pasti puncak, lebih seperti sinyal pasar dari euforia ke ketenangan.
Yang perlu kita perhatikan adalah: apakah perubahan ke negatif ini berkelanjutan, apakah menjadi penarikan luas, apakah struktur utama BTC gagal, apakah tingkat kerumunan derivatif benar-benar terlepas.
Dalam trading, jangan tebak puncak/dasar, gunakan simulasi skenario: jika tren berlanjut, lakukan pembelian bertahap saat koreksi; jika melemah, kurangi posisi untuk perlindungan; jika bergelombang, kurangi posisi dan lakukan trading rentang.
Yang terpenting: jangan biarkan aliran dana satu-dua hari memimpin keputusan, gunakan kerangka kerja untuk pengambilan keputusan.”
Sumber Data
Farside Investors: Bitcoin ETF Flow (US$m) (Tanggal akses: 2026-01-08)
Harga BTC real-time: Harga pasar (Tanggal akses: 2026-01-08)
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Dana ETF tiba-tiba berbalik negatif: sinyal puncak jangka pendek, atau “pergantian posisi”? (Analisis mendalam)
Tanggal Pembaruan: 2026-01-08 Disclaimer: Artikel ini untuk keperluan riset/pendidikan dan tidak merupakan saran investasi. Volatilitas aset kripto sangat tinggi, harap sesuaikan dengan kemampuan risiko Anda sendiri.
0)Apa yang terjadi: Seberapa besar “Pembalikan” dalam dua hari terakhir?
0.1 Data kunci (ETF BTC spot AS)
Berikut adalah aliran keluar bersih dalam dua hari perdagangan terakhir (satuan: US$m; sumber data: Farside Investors):
2026-01-06: Total keluar bersih -243.2 IBIT +228.7 (keluaran bersih melawan tren) FBTC -312.2 (terutama beban utama) GBTC -83.1 Lainnya: ARKB -29.5, HODL -14.4, BTC (Mini Grayscale) -32.7 dan lain-lain
2026-01-07: Total keluar bersih -486.1 IBIT -130.0 (berubah dari “masuk melawan tren” menjadi “mulai keluar juga”) FBTC -247.6 BITB -39.0, ARKB -42.3, HODL -11.6, GBTC -15.6 dan lain-lain
Poin pengamatan: 01-06 masih seperti “rotasi struktural (A keluar, B masuk)”, 01-07 lebih seperti “penarikan secara luas (beberapa produk keluar bersamaan)”. Ini tepat menjadi salah satu titik pembeda antara “pergantian posisi” dan “puncak jangka pendek”.
0.2 Dalam konteks yang lebih besar: Dua hari terakhir sebenarnya baru saja mencatat “aliran masuk bersih awal tahun yang kuat”
Data aliran yang sama menunjukkan:
2026-01-02: +471.3 2026-01-05: +697.2
Artinya: masuk bersih awal tahun → kemudian dua hari berturut-turut keluar bersih. Ini lebih seperti “emosi kembali ke keadaan tenang setelah euforia”, bukan “fundamental tiba-tiba memburuk”.
1)Pertama, jelaskan konsepnya: Apa arti sebenarnya dari aliran dana ETF masuk/keluar?
1.1 Dua pasar: transaksi pasar sekunder ≠ permintaan/penebusan pasar primer
Pasar sekunder: kita dan Anda membeli/jual saham ETF di bursa. Pasar primer (penciptaan/penebusan): Partisipan yang diberi kuasa (AP) melalui mekanisme permintaan/penebusan, menambah atau mengurangi pasokan saham ETF, sehingga harga ETF mendekati NAV.
Banyak orang salah mengartikan “transaksi besar hari ini” sebagai “pasti ada aliran masuk bersih hari itu”. Tidak benar: hanya permintaan bersih di pasar primer (creation > redemption) yang dihitung sebagai aliran masuk bersih.
1.2 Penjelasan pengaruh “penebusan tunai vs penebusan fisik”
Pada awalnya (ketika ETF BTC spot baru disetujui), banyak yang menggunakan struktur penebusan tunai di AS: AP menyerahkan/ambil tunai, dana membeli/jual BTC di pasar untuk menyesuaikan penebusan (lebih langsung dalam menyalurkan tekanan beli/jual). Pada 2025, SEC mengizinkan ETP kripto melakukan penebusan fisik (in-kind), industri sedang dalam masa transisi “mekanisme semakin mirip ETF komoditas tradisional” (tahap ini bisa berbeda-beda tergantung produk).
Oleh karena itu: aliran dana adalah sinyal penting dari “penawaran dan permintaan nyata”, tetapi tidak selalu secara langsung mencerminkan “hari itu langsung turun/naik” 1:1, terutama saat volatilitas ekstrem atau saat mekanisme berganti.
2)Mengapa “tiba-tiba berbalik negatif”? Tiga model penjelasan (dari yang umum hingga yang penting)
Model A: “Rotasi posisi” secara struktural—dana berputar antar dana, bukan keluar total
Ciri khas:
Beberapa ETF keluar besar, tetapi ETF lain masuk besar sekaligus (misalnya 01-06: FBTC keluar besar, tapi IBIT malah masuk besar).
Kemungkinan penyebab (umum tapi tidak selalu diungkapkan secara terbuka):
Institusi lebih suka produk dengan likuiditas lebih baik/ spread lebih kecil sebagai posisi inti; Perbedaan biaya, kedalaman pasar, jalur broker/penyimpanan, kemudahan transaksi yang mendorong migrasi; Dalam satu institusi, posisi “taktis” dan “inti” ditempatkan di produk berbeda, terjadi pergeseran sementara.
Kunci menilai apakah “hanya rotasi”: Lihat apakah kemudian tetap muncul “hedging kuat” (A keluar B masuk). Jika berkembang menjadi “semua keluar” seperti 01-07, maka tidak lagi murni rotasi.
Model B: “Arus keluar dari posisi derivatif yang padat”—penyempitan/penyesuaian posisi arbitrase/ basis
Langsung saja:
“Dana ETF” sebagian bukan untuk “bullish jangka panjang BTC”, melainkan untuk “struktur arbitrase/hedging”, misalnya melakukan posisi long ETF/spot + short futures untuk memanfaatkan basis, atau menggunakan opsi untuk lindung nilai volatilitas. Begitu basis menyempit, volatilitas meningkat, margin menjadi lebih berat, dana ini akan cepat keluar, sehingga aliran keluar bersih bisa tiba-tiba membesar.
Oleh karena itu: ETF berbalik negatif tidak selalu berarti “berpandangan bearish”, bisa saja “arbitrase tidak menguntungkan lagi”.
Model C: Penurunan preferensi risiko + struktur harga melemah—lebih dekat ke “puncak jangka pendek/penarikan”
Saat pasar berbalik dari “mendorong ke atas” ke “revisi turun”, biasanya muncul:
Pengambilan keuntungan (terutama setelah tahun baru, profit pertama kali diambil) Pengurangan posisi leverage tinggi/penutupan posisi secara pasif Peristiwa makro/ data mendekat yang menyebabkan risiko aset turun bersamaan
Per 2026-01-08, BTC berfluktuasi di sekitar ~$89,937, dengan level psikologis $90.000 menjadi “pembatas antara bullish dan bearish”. Ketika harga berulang kali berjuang di dekat level penting ini, “keluarnya bersih ETF” akan dipandang pasar sebagai konfirmasi penurunan suasana hati, memperbesar volatilitas.
3)Bagaimana menilai: Apakah ini “sinyal puncak” atau “rotasi + pendinginan”?
Berikan kerangka kerja “4 dimensi” yang sangat berguna:
3.1 Melihat keberlanjutan: sinyal harian < sinyal berkelanjutan
Hari negatif satu kali: biasanya hanya noise atau rotasi struktural Negatif berturut-turut 3–5 hari: lebih patut diwaspadai, apalagi jika harga menembus level struktural penting
3.2 Melihat luasnya: apakah posisi utama juga keluar?
Jika keluar terkonsentrasi di beberapa produk: lebih seperti migrasi antar produk Jika banyak produk utama keluar bersamaan (terutama posisi utama juga negatif): lebih seperti pengurangan risiko sistemik
3.3 Melihat struktur harga: apakah menembus “titik struktur tren”
Tidak perlu menyebut level spesifik, fokus pada struktur:
Level rebound terakhir (jika pecah → kemungkinan gagal rebound meningkat) Level low terakhir saat koreksi (jika pecah → terbentuk low yang lebih rendah) Moving average/ rentang penting (jika diuji berulang dan gagal bertahan → risiko cenderung turun)
3.4 Melihat tingkat kerumunan: apakah “pelepasan” dana/funding/OI cukup
Jika saat koreksi muncul gelombang likuidasi, penurunan cepat funding rate, penurunan OI yang signifikan: biasanya “gelembung sedang pecah” Jika setelah koreksi tingkat kerumunan tetap tinggi: malah lebih berbahaya (masih ada ruang untuk tekanan kedua)
4)Rencana trading: gunakan “simulasi skenario” sebagai pengganti tebak puncak/tebak dasar
Skenario A: Koreksi adalah konsolidasi sehat (tren berlanjut)
Kondisi trigger:
BTC bertahan di support utama (misalnya di $90k tidak berkelanjutan pecah) Aliran keluar bersih ETF mereda atau kembali positif Penurunan tingkat kerumunan derivatif (funding rate turun, OI tidak lagi meningkat)
Strategi:
Posisi inti: fokus di BTC/ETH, lakukan pembelian bertahap saat koreksi Posisi satelit: pilih altcoin dengan narasi kuat, posisi kecil, cepat ambil profit Manajemen risiko: gunakan “titik gagal struktur” sebagai stop loss (jangan tahan posisi berdasarkan emosi)
Skenario B: Koreksi berkembang menjadi tren melemah (puncak jangka pendek/penurunan lebih dalam)
Kondisi trigger:
Harga membentuk “low lebih rendah” (pecah low sebelumnya dan tidak kembali) Aliran keluar bersih ETF berhari-hari berturut-turut dan cakupannya meluas Rebound tanpa volume, bayangan atas meningkat, risiko pasar menurun secara signifikan
Strategi:
Kurangi leverage/posisi: utamakan “bertahan hidup” Pertahankan posisi inti terkuat (atau gunakan hedging untuk mengurangi eksposur bersih) Altcoin/meme: lebih baik melewatkan daripada tahan keras (karena kecepatan koreksi biasanya lebih cepat)
Skenario C: Volatilitas bergelombang (paling rentan “menghentikan kerugian”)
Kondisi trigger:
BTC berfluktuasi di rentang utama secara berulang Aliran masuk/keluar ETF sering berganti, tanpa tren yang jelas Pergerakan altcoin cepat, mudah terjebak saat mengikuti kenaikan
Strategi:
Leverage rendah bahkan 0 leverage Strategi rentang: beli di support, jual di resistance, disiplin ketat Jangan ikut emosi saat mengikuti kenaikan, tunggu konfirmasi struktur
5)Kesimpulan
“Perpindahan dana ETF yang tiba-tiba negatif bukan bukti pasti puncak, lebih seperti sinyal pasar dari euforia ke ketenangan. Yang perlu kita perhatikan adalah: apakah perubahan ke negatif ini berkelanjutan, apakah menjadi penarikan luas, apakah struktur utama BTC gagal, apakah tingkat kerumunan derivatif benar-benar terlepas. Dalam trading, jangan tebak puncak/dasar, gunakan simulasi skenario: jika tren berlanjut, lakukan pembelian bertahap saat koreksi; jika melemah, kurangi posisi untuk perlindungan; jika bergelombang, kurangi posisi dan lakukan trading rentang. Yang terpenting: jangan biarkan aliran dana satu-dua hari memimpin keputusan, gunakan kerangka kerja untuk pengambilan keputusan.”
Sumber Data
Farside Investors: Bitcoin ETF Flow (US$m) (Tanggal akses: 2026-01-08) Harga BTC real-time: Harga pasar (Tanggal akses: 2026-01-08)