Semakin banyak pemuda Amerika secara diam-diam bertaruh pada kekayaan warisan untuk membentuk masa depan keuangan mereka. Menurut survei terbaru, sebagian besar orang di usia 20-an, 30-an, dan awal 40-an memandang aset keluarga sebagai faktor penting dalam gambaran keuangan jangka panjang mereka. Data mengungkapkan sesuatu yang menarik: sebagian besar responden memperkirakan warisan akan berdampak material pada kehidupan mereka. Perubahan generasi ini mencerminkan tren yang lebih luas dalam bagaimana demografi yang lebih muda mendekati perencanaan keuangan. Alih-alih hanya mengandalkan penghasilan dari karier, banyak yang mempertimbangkan transfer keluarga yang diharapkan sebagai bagian dari strategi kekayaan mereka. Rinciannya bervariasi—beberapa mengharapkan jumlah yang modest, yang lain memperkirakan jumlah yang signifikan. Tetapi pola yang jelas: bagi segmen yang semakin bertambah dari populasi muda Amerika, warisan bukan hanya bonus tak terduga. Itu menjadi bagian dari cetak biru keuangan inti yang mereka bangun hari ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
14 Suka
Hadiah
14
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
liquidation_watcher
· 01-10 08:10
Mengandalkan orang tua, bukan diri sendiri, orang muda Amerika juga mulai santai... Sekarang jadi semakin buruk, kesenjangan antara kaya dan miskin semakin besar
Lihat AsliBalas0
GateUser-e51e87c7
· 01-08 11:37
Mengandalkan warisan kekayaan untuk merencanakan hidup? Bro, inilah kenyataan sebenarnya dari kesenjangan kekayaan
Lihat AsliBalas0
Whale_Whisperer
· 01-08 02:29
Mengandalkan warisan? Generasi ini benar-benar bangun, tidak lagi bersaing hahaha
Lihat AsliBalas0
HashBandit
· 01-08 02:27
nah ini gila... mereka secara harfiah mengandalkan warisan seolah-olah itu adalah ladang hasil yang dijamin lmao. dulu saat saya menambang, kita benar-benar harus *bekerja* untuk uang, sekarang anak-anak cuma menunggu? sejujurnya perhitungannya tidak cocok—perhitungan ROI menunjukkan kebanyakan orang melebih-lebihkan apa yang mereka dapatkan bagaimanapun juga. agak memberi saya vibe yang sama seperti mengandalkan pump altcoin untuk moon, tahu?
Lihat AsliBalas0
metaverse_hermit
· 01-08 02:24
Mengandalkan orang tua untuk menghasilkan uang, generasi muda zaman ini benar-benar luar biasa
Lihat AsliBalas0
SelfMadeRuggee
· 01-08 02:22
Tunggu dulu, apakah ini berarti hanya dengan bergantung pada orang tua bisa mencapai kebebasan finansial? Jadi, apakah bersaing seperti ini tidak ada artinya?
Lihat AsliBalas0
GhostChainLoyalist
· 01-08 02:19
Haha, sebenarnya itu cuma santai menikmati hasil lama.
Semakin banyak pemuda Amerika secara diam-diam bertaruh pada kekayaan warisan untuk membentuk masa depan keuangan mereka. Menurut survei terbaru, sebagian besar orang di usia 20-an, 30-an, dan awal 40-an memandang aset keluarga sebagai faktor penting dalam gambaran keuangan jangka panjang mereka. Data mengungkapkan sesuatu yang menarik: sebagian besar responden memperkirakan warisan akan berdampak material pada kehidupan mereka. Perubahan generasi ini mencerminkan tren yang lebih luas dalam bagaimana demografi yang lebih muda mendekati perencanaan keuangan. Alih-alih hanya mengandalkan penghasilan dari karier, banyak yang mempertimbangkan transfer keluarga yang diharapkan sebagai bagian dari strategi kekayaan mereka. Rinciannya bervariasi—beberapa mengharapkan jumlah yang modest, yang lain memperkirakan jumlah yang signifikan. Tetapi pola yang jelas: bagi segmen yang semakin bertambah dari populasi muda Amerika, warisan bukan hanya bonus tak terduga. Itu menjadi bagian dari cetak biru keuangan inti yang mereka bangun hari ini.