Komunitas akhir-akhir ini membahas beberapa pola operasi dari pihak proyek. Fenomena ini sangat umum terjadi: beberapa KOL dan pihak proyek bekerja sama, setelah harga koin naik ke posisi tinggi baru merilis tweet, menarik penggemar untuk masuk, lalu segera melakukan penjualan. Investor ritel mengikuti tren dan membeli, akhirnya terjebak. Penurunan mulai dari 50%, bahkan yang parah bisa lebih dari 80%. Kemudian Anda menyaksikan investor yang terjebak ini terus melakukan bottom fishing, bertaruh pada rebound berulang kali.
Fenomena ini memang sering terjadi di pasar. Tapi ada juga pengecualian, misalnya beberapa KOL benar-benar berdiri bersama komunitas dan juga memegang token proyek. Pelaku seperti ini meskipun jarang, mengingatkan kita untuk belajar membedakan. Sebelum berinvestasi, pikirkan nilai nyata dari proyek tersebut, bukan sekadar mengikuti rekomendasi dari influencer besar secara buta.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
18 Suka
Hadiah
18
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
CoffeeNFTrader
· 18jam yang lalu
Sudah menjadi pola lama di dunia kripto, KOL terus-menerus melakukan penipuan kepada para investor
Mengumpulkan dan menjual dengan sangat terampil, keterampilan yang benar-benar mengesankan
Masih ada orang yang bodoh-bodohnya membeli saat harga turun? Itu yang paling menyedihkan
Memang sedikit KOL yang benar-benar berkualitas, saya juga pernah melihat mereka yang benar-benar memegang posisi, rasanya berbeda
Yang utama adalah harus bisa melihat dengan jelas sendiri, jangan sampai tertipu oleh tulisan di Twitter
Lihat AsliBalas0
MechanicalMartel
· 01-06 17:00
Semua sudah klise, dunia kripto seperti ini
Polanya begitu jelas masih ada orang yang terjun, jujur saja agak sulit dipahami
Berapa banyak KOL yang benar-benar memegang posisi, jangan sampai terbuai dengan bujuk rayu
Sudah berkali-kali melakukan bottom fishing, setiap kali bergoyang antara si penanggung dan si petani
Ya sudah, lebih aman jika kita tetap melihat fundamental sebelum mengambil langkah
Lihat AsliBalas0
retroactive_airdrop
· 01-06 16:55
Terjebak 80% dan masih melakukan pembelian di bawah, mental ini benar-benar luar biasa haha
Lihat AsliBalas0
ImpermanentSage
· 01-06 16:36
Lagi trik yang sama, masih ada yang mau terjebak ya
Baru push setelah harga tinggi? Benar-benar mengecewakan
KOL yang benar-benar hold coins memang langka di zaman sekarang
Nge-bottom fishing terus, ujungnya malah jadi yang paling bawah
Mengikuti tren adalah dosa awal, harus mulai berpikir sendiri
Turun 80% bukan hal aneh, masalahnya bisa terjadi lagi
Serius, tanya dulu diri sendiri apakah percaya project ini
Bukan semua influencer itu scam, tapi mayoritas... kamu tahu deh
Lihat AsliBalas0
MetaverseMortgage
· 01-06 16:32
Perjudian di dunia cryptocurrency ini selalu dipentaskan, sudah bosan melihatnya
KOL mengumumkan sinyal lalu masuk pasar? Layak dipangkas
Memang langka orang yang benar-benar sejalan dengan komunitas, harus lebih jeli
Membuat riset sendiri adalah jalan terbaik, jangan hanya bergantung pada V besar
Komunitas akhir-akhir ini membahas beberapa pola operasi dari pihak proyek. Fenomena ini sangat umum terjadi: beberapa KOL dan pihak proyek bekerja sama, setelah harga koin naik ke posisi tinggi baru merilis tweet, menarik penggemar untuk masuk, lalu segera melakukan penjualan. Investor ritel mengikuti tren dan membeli, akhirnya terjebak. Penurunan mulai dari 50%, bahkan yang parah bisa lebih dari 80%. Kemudian Anda menyaksikan investor yang terjebak ini terus melakukan bottom fishing, bertaruh pada rebound berulang kali.
Fenomena ini memang sering terjadi di pasar. Tapi ada juga pengecualian, misalnya beberapa KOL benar-benar berdiri bersama komunitas dan juga memegang token proyek. Pelaku seperti ini meskipun jarang, mengingatkan kita untuk belajar membedakan. Sebelum berinvestasi, pikirkan nilai nyata dari proyek tersebut, bukan sekadar mengikuti rekomendasi dari influencer besar secara buta.