Circle dalam 24 jam terakhir kembali mencetak 1 miliar USDC di atas Solana, dengan total cetakan mencapai 1,75 miliar hingga tahun 2026. Di balik angka ini, bukan hanya permintaan ekosistem Solana yang melonjak, tetapi juga ritme ekspansi bisnis Circle setelah IPO. Sebagai penerbit stablecoin USDC terbesar di dunia, setiap langkah Circle sedang membentuk tata kelola infrastruktur industri kripto secara keseluruhan.
Mengapa Permintaan USDC di Solana Melonjak
Menurut berita terbaru, pencetakan USDC di Solana telah memasuki fase percepatan. Ada beberapa faktor kunci yang perlu diperhatikan.
Pertama, ekosistem Solana sendiri sedang berkembang pesat. Sebagai blockchain berkecepatan tinggi dan biaya rendah, Solana menarik banyak aplikasi DeFi, proyek NFT, dan aktivitas perdagangan. Semua aplikasi ini membutuhkan stablecoin untuk mendukung transaksi, menyediakan likuiditas, dan lindung nilai risiko. USDC sebagai stablecoin yang paling patuh regulasi secara alami menjadi pilihan utama.
Kedua, posisi pasar Circle semakin diperkuat. Berdasarkan informasi terbuka, USDC saat ini adalah aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ke-7 di dunia, dengan volume peredaran mencapai 7,57 miliar, dan pangsa pasar 2,34%. Dalam kompetisi stablecoin, USDC hanya kalah dari USDT, tetapi pertumbuhan kecepatan lebih pesat.
Selanjutnya, titik waktu ini sangat sensitif. Circle menyelesaikan IPO pada akhir 2025, dengan harga saham hari pertama melonjak 170%, meskipun kemudian mengalami koreksi hampir 70%. IPO sendiri menandai bahwa Circle memasuki tahap perkembangan baru. Dari perusahaan swasta menjadi perusahaan publik, Circle mendapatkan dukungan modal dan pengakuan pasar yang lebih besar, serta memiliki motivasi untuk mempercepat ekspansi.
Apa yang dilakukan Circle setelah IPO
Percepatan diversifikasi lintas rantai
Melihat percepatan pencetakan di Solana, Circle sedang memperkuat strategi multi-rantai. Permintaan USDC di Solana yang melonjak menunjukkan bahwa Circle mampu mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang di rantai yang sedang berkembang pesat. Ini bukan kejadian terisolasi, melainkan bagian dari strategi ekspansi keseluruhan Circle.
Stablecoin sebagai infrastruktur
Berdasarkan informasi terkait, penerbit stablecoin seperti Circle dan Tether telah memegang obligasi pemerintah AS yang jumlahnya melebihi Jerman dan Korea Selatan. Ini menunjukkan bahwa stablecoin telah berkembang dari sekadar alat transaksi menjadi infrastruktur keuangan. Setiap pencetakan Circle memperkuat posisi ini.
Monetisasi keunggulan regulasi
Keberhasilan IPO Circle pada dasarnya adalah pengakuan pasar terhadap kepatuhannya. Sebagai penerbit stablecoin yang memegang lisensi keuangan AS dan diawasi regulasi, Circle membangun jembatan antara keuangan tradisional dan dunia kripto. Inilah mengapa perusahaan infrastruktur yang mampu “mengalihkan uang secara efisien antara buku besar tradisional dan pasar berbasis blockchain” menjadi favorit baru di Wall Street.
Apa arti sinyal ini
Kematangan industri dan kepatuhan
Pada 2025, aktivitas merger dan IPO di industri kripto mencatat rekor sejarah, dengan 267 transaksi merger (total 8,6 miliar dolar AS) dan 11 IPO (total 14,6 miliar dolar AS). IPO Circle hanyalah awal, perusahaan-perusahaan terkemuka seperti Kraken dan Consensys juga berencana go public. Ini menunjukkan bahwa industri kripto sedang bertransformasi dari pertumbuhan liar menuju sistematis dan patuh regulasi.
Cerminan permintaan stablecoin yang nyata
Percepatan pencetakan USDC di Solana mencerminkan permintaan pasar yang nyata, bukan sekadar hype. Stablecoin adalah darah dari dunia kripto; tanpa stablecoin, DeFi, pembayaran, dan perdagangan tidak bisa berjalan. Kecepatan ekspansi Circle secara tidak langsung mencerminkan aktivitas ekosistem kripto secara keseluruhan.
Pengakuan dari keuangan tradisional
Kemampuan Circle untuk mempercepat ekspansi segera setelah IPO didukung oleh institusi keuangan tradisional. Berita menyebutkan bahwa raksasa seperti BlackRock dan Fidelity sudah mulai menerbitkan ETF kripto, dan perusahaan publik seperti Microsoft dan MicroStrategy memasukkan Bitcoin ke dalam neraca mereka. Dalam konteks ini, Circle sebagai penerbit stablecoin yang patuh sedang menjadi jalur masuk ke dunia keuangan tradisional bagi industri kripto.
Kesimpulan
Percepatan pencetakan USDC di Solana oleh Circle bukan sekadar langkah bisnis terisolasi, melainkan akumulasi dari beberapa sinyal: pertama, permintaan nyata dari ekosistem Solana; kedua, setelah IPO, Circle mendapatkan dukungan modal dan kepercayaan pasar yang lebih kuat; ketiga, seluruh industri sedang menuju ke arah kepatuhan dan institusionalisasi.
Dari sudut pandang investasi dan pengamatan industri, dinamika ini menunjukkan bahwa jalur stablecoin sedang menjadi inti dari infrastruktur keuangan kripto, dan Circle sebagai penerbit stablecoin yang paling patuh akan terus memperkuat posisinya. Yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah apakah permintaan USDC di rantai lain juga akan mengikuti, dan apakah ekspansi ini akan mendorong pangsa pasar USDC naik.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Permintaan USDC di Solana meledak, logika di balik percepatan ekspansi Circle setelah IPO
Circle dalam 24 jam terakhir kembali mencetak 1 miliar USDC di atas Solana, dengan total cetakan mencapai 1,75 miliar hingga tahun 2026. Di balik angka ini, bukan hanya permintaan ekosistem Solana yang melonjak, tetapi juga ritme ekspansi bisnis Circle setelah IPO. Sebagai penerbit stablecoin USDC terbesar di dunia, setiap langkah Circle sedang membentuk tata kelola infrastruktur industri kripto secara keseluruhan.
Mengapa Permintaan USDC di Solana Melonjak
Menurut berita terbaru, pencetakan USDC di Solana telah memasuki fase percepatan. Ada beberapa faktor kunci yang perlu diperhatikan.
Pertama, ekosistem Solana sendiri sedang berkembang pesat. Sebagai blockchain berkecepatan tinggi dan biaya rendah, Solana menarik banyak aplikasi DeFi, proyek NFT, dan aktivitas perdagangan. Semua aplikasi ini membutuhkan stablecoin untuk mendukung transaksi, menyediakan likuiditas, dan lindung nilai risiko. USDC sebagai stablecoin yang paling patuh regulasi secara alami menjadi pilihan utama.
Kedua, posisi pasar Circle semakin diperkuat. Berdasarkan informasi terbuka, USDC saat ini adalah aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ke-7 di dunia, dengan volume peredaran mencapai 7,57 miliar, dan pangsa pasar 2,34%. Dalam kompetisi stablecoin, USDC hanya kalah dari USDT, tetapi pertumbuhan kecepatan lebih pesat.
Selanjutnya, titik waktu ini sangat sensitif. Circle menyelesaikan IPO pada akhir 2025, dengan harga saham hari pertama melonjak 170%, meskipun kemudian mengalami koreksi hampir 70%. IPO sendiri menandai bahwa Circle memasuki tahap perkembangan baru. Dari perusahaan swasta menjadi perusahaan publik, Circle mendapatkan dukungan modal dan pengakuan pasar yang lebih besar, serta memiliki motivasi untuk mempercepat ekspansi.
Apa yang dilakukan Circle setelah IPO
Percepatan diversifikasi lintas rantai
Melihat percepatan pencetakan di Solana, Circle sedang memperkuat strategi multi-rantai. Permintaan USDC di Solana yang melonjak menunjukkan bahwa Circle mampu mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang di rantai yang sedang berkembang pesat. Ini bukan kejadian terisolasi, melainkan bagian dari strategi ekspansi keseluruhan Circle.
Stablecoin sebagai infrastruktur
Berdasarkan informasi terkait, penerbit stablecoin seperti Circle dan Tether telah memegang obligasi pemerintah AS yang jumlahnya melebihi Jerman dan Korea Selatan. Ini menunjukkan bahwa stablecoin telah berkembang dari sekadar alat transaksi menjadi infrastruktur keuangan. Setiap pencetakan Circle memperkuat posisi ini.
Monetisasi keunggulan regulasi
Keberhasilan IPO Circle pada dasarnya adalah pengakuan pasar terhadap kepatuhannya. Sebagai penerbit stablecoin yang memegang lisensi keuangan AS dan diawasi regulasi, Circle membangun jembatan antara keuangan tradisional dan dunia kripto. Inilah mengapa perusahaan infrastruktur yang mampu “mengalihkan uang secara efisien antara buku besar tradisional dan pasar berbasis blockchain” menjadi favorit baru di Wall Street.
Apa arti sinyal ini
Kematangan industri dan kepatuhan
Pada 2025, aktivitas merger dan IPO di industri kripto mencatat rekor sejarah, dengan 267 transaksi merger (total 8,6 miliar dolar AS) dan 11 IPO (total 14,6 miliar dolar AS). IPO Circle hanyalah awal, perusahaan-perusahaan terkemuka seperti Kraken dan Consensys juga berencana go public. Ini menunjukkan bahwa industri kripto sedang bertransformasi dari pertumbuhan liar menuju sistematis dan patuh regulasi.
Cerminan permintaan stablecoin yang nyata
Percepatan pencetakan USDC di Solana mencerminkan permintaan pasar yang nyata, bukan sekadar hype. Stablecoin adalah darah dari dunia kripto; tanpa stablecoin, DeFi, pembayaran, dan perdagangan tidak bisa berjalan. Kecepatan ekspansi Circle secara tidak langsung mencerminkan aktivitas ekosistem kripto secara keseluruhan.
Pengakuan dari keuangan tradisional
Kemampuan Circle untuk mempercepat ekspansi segera setelah IPO didukung oleh institusi keuangan tradisional. Berita menyebutkan bahwa raksasa seperti BlackRock dan Fidelity sudah mulai menerbitkan ETF kripto, dan perusahaan publik seperti Microsoft dan MicroStrategy memasukkan Bitcoin ke dalam neraca mereka. Dalam konteks ini, Circle sebagai penerbit stablecoin yang patuh sedang menjadi jalur masuk ke dunia keuangan tradisional bagi industri kripto.
Kesimpulan
Percepatan pencetakan USDC di Solana oleh Circle bukan sekadar langkah bisnis terisolasi, melainkan akumulasi dari beberapa sinyal: pertama, permintaan nyata dari ekosistem Solana; kedua, setelah IPO, Circle mendapatkan dukungan modal dan kepercayaan pasar yang lebih kuat; ketiga, seluruh industri sedang menuju ke arah kepatuhan dan institusionalisasi.
Dari sudut pandang investasi dan pengamatan industri, dinamika ini menunjukkan bahwa jalur stablecoin sedang menjadi inti dari infrastruktur keuangan kripto, dan Circle sebagai penerbit stablecoin yang paling patuh akan terus memperkuat posisinya. Yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah apakah permintaan USDC di rantai lain juga akan mengikuti, dan apakah ekspansi ini akan mendorong pangsa pasar USDC naik.