Dasar-dasar analisis teknikal: Menguasai penggunaan yang benar dari grafik mingguan, bulanan, dan kuartalan

Dari Memulai dengan Rata-rata Garis untuk Memahami Analisis Siklus Waktu

Dalam meramalkan pergerakan saham, bergantung hanya pada analisis fundamental (seperti pertumbuhan pendapatan, tingkat keuntungan) seringkali tidak cukup komprehensif. Investor perlu memperkenalkan alat analisis teknikal untuk secara akurat menentukan waktu masuk dan keluar pasar. Di antara banyak indikator teknikal, garis mingguan, bulanan, dan kuartalan, yang mencerminkan biaya keseimbangan pasar untuk berbagai siklus waktu, menjadi dasar pengambilan keputusan bagi banyak trader profesional. Artikel ini akan membahas secara mendalam esensi indikator-indikator ini, cara penggunaannya, serta bagaimana mengintegrasikannya untuk mengoptimalkan keputusan investasi Anda.

Logika inti dari garis rata-rata sebenarnya sangat sederhana: melalui statistik harga penutupan dari N hari perdagangan terakhir, dihitung biaya rata-rata pembeli dalam periode tersebut. Sebagai contoh, untuk menghitung garis rata-rata 5 hari, rumusnya adalah:

(Harga penutupan hari ke-5 + hari ke-4 + hari ke-3 + hari ke-2 + hari ke-1) ÷ 5

Menggunakan data NVDA pada 26 Maret 2024 sebagai contoh, cara menghitung garis rata-rata 5 hari pada hari perdagangan tersebut adalah dengan menjumlahkan lima harga penutupan dari 20 Maret hingga 26 Maret lalu membaginya dengan 5. Seiring datangnya hari perdagangan baru, nilai-nilai ini akan terus diperbarui, dan akhirnya membentuk kurva yang berkelanjutan pada grafik lilin.

Berapa Hari Garis Kuartalan? Klasifikasi dan Perbedaan Aplikasi dari Berbagai Siklus

Siklus garis rata-rata yang umum digunakan di pasar utama ada enam: 5 hari, 10 hari, 20 hari, 60 hari, 120 hari, dan 240 hari. Berdasarkan kenyataan bahwa dalam setahun ada sekitar 240 hari perdagangan, satu kuartal sekitar 60 hari perdagangan, satu bulan sekitar 20 hari perdagangan, dan dua minggu sekitar 10 hari perdagangan, siklus-siklus ini dapat diklasifikasikan berdasarkan rentang waktu:

Klasifikasi Garis Siklus yang Sesuai Makna Pasar
Jangka Pendek 5 hari (garis mingguan), 10 hari (dua minggu) Mencerminkan kekuatan beli/jual terkini
Jangka Menengah 20 hari (garis bulanan), 60 hari (garis kuartalan) Mencerminkan arah tren jangka menengah
Jangka Panjang 120 hari (setengah tahun), 240 hari (setahun) Mencerminkan support dan resistance jangka panjang

Jawaban dari berapa hari garis kuartalan adalah 60 hari perdagangan, yang mewakili biaya konsentrasi investor yang membeli saham tersebut dalam sekitar tiga bulan. Trader jangka pendek cenderung memperhatikan interaksi antara garis 5 dan 10 hari, sementara investor jangka menengah hingga panjang lebih memperhatikan kondisi garis siklus di atas 20 hari.

Menilai Kekuatan atau Kelemahan Melalui Posisi Harga dan Garis Rata-rata

Ketika harga lilin berada di atas semua garis rata-rata, itu berarti bahwa baik investor jangka pendek, menengah, maupun panjang sedang dalam posisi menguntungkan. Mengambil contoh pergerakan NVDA pada 4 Maret, harga perdagangan hari tersebut berada di atas garis 5, 10, 20, dan 60 hari, mencerminkan kekuatan pembeli di pasar yang jelas dominan, dan investor baru relatif aman.

Sebaliknya, jika lilin secara jangka panjang berkeliling di bawah semua garis rata-rata, itu menunjukkan bahwa sebagian besar investor mengalami kerugian. Ketika harga terus menurun, tekanan stop-loss dari pemegang posisi yang merugi ini akan semakin meningkat, yang dapat memicu fenomena penjualan berantai.

Golden Cross dan Death Cross: Kunci Mengidentifikasi Perubahan Tren

Golden Cross terjadi saat garis rata-rata siklus pendek menembus ke atas garis rata-rata siklus panjang. Contohnya adalah saat garis 5 hari menembus ke atas garis 20 hari pada NVDA, yang menunjukkan kekuatan pembelian jangka pendek melebihi titik keseimbangan menengah, dan pasar sedang bertransisi dari keseimbangan menuju kenaikan, menjadi sinyal untuk membuka posisi beli secara aktif.

Death Cross adalah kebalikannya. Ketika garis rata-rata siklus pendek menembus ke bawah garis rata-rata siklus panjang (misalnya garis 5 hari menembus ke bawah garis 20 hari), itu menandakan tekanan jual jangka pendek mulai mendominasi support jangka panjang, tren berbalik ke arah penurunan, dan saatnya mempertimbangkan untuk keluar dari posisi.

Bentuk Susunan Garis Rata-rata dan Kondisi Pasar yang Dihasilkan

Pengaturan susunan garis rata-rata dalam berbagai siklus dapat secara visual mencerminkan kondisi pasar bullish atau bearish:

Susunan Bullish

Semua garis rata-rata berorientasi ke atas secara berurutan, dari atas ke bawah adalah garis jangka pendek → menengah → panjang. Bentuk ini menunjukkan bahwa harga telah melewati fase koreksi dan memasuki tren naik, menjadi waktu yang ideal untuk membuka posisi.

Susunan Bearish

Semua garis rata-rata menurun, dengan urutan terbalik menjadi garis jangka panjang → menengah → pendek. Jika bentuk ini muncul, biasanya harga sedang mengalami penurunan berkelanjutan, peluang rebound lebih kecil dibandingkan kelanjutan penurunan, dan investor disarankan untuk tetap menunggu atau mengurangi posisi.

Konsolidasi Datar

Garis rata-rata bergerak sejajar secara horizontal, menandakan kekuatan bullish dan bearish sedang berimbang. Saat ini tidak ada arah yang jelas, dan investor harus bersabar menunggu katalis baru.

Konsolidasi Berbelit

Garis rata-rata saling bersilangan dan berputar, mencerminkan kedua kekuatan sedang tarik-menarik. Pasar membutuhkan berita besar atau data penting untuk memecahkan kebuntuan dan menentukan arah selanjutnya.

Tiga Risiko Utama Saat Menggunakan Garis Rata-rata yang Harus Diwaspadai

Keterlambatan Respon yang Menyebabkan Kesalahan Waktu

Garis rata-rata dihitung berdasarkan data masa lalu, sehingga saat tren berubah secara cepat, indikator ini pasti akan tertinggal. Investor mungkin tidak dapat menangkap titik balik secara tepat waktu, sehingga kehilangan peluang masuk atau keluar terbaik.

Sinyal Palsu dari Fluktuasi Jangka Pendek

Jika harga saham bergejolak tajam dalam waktu singkat karena kejadian mendadak, garis rata-rata bisa memberikan sinyal yang berlawanan dengan tren sebenarnya. Saat pengumuman data penting atau kejadian black swan, sebaiknya mengurangi kepercayaan terhadap indikator ini.

Konflik Antara Siklus Garis yang Berbeda

Kadang-kadang garis jangka pendek dan panjang memberi sinyal yang berlawanan, sehingga investor harus menilai prioritas mana yang lebih utama. Penilaian ini sendiri mengandung risiko subjektivitas.

Membangun Sistem Pengambilan Keputusan yang Komprehensif

Penggunaan indikator teknikal seperti garis bulanan dan kuartalan yang efektif bergantung pada tidak memandang satu garis secara terpisah, melainkan menggabungkan sinyal dari berbagai siklus. Dengan mengintegrasikan golden cross, death cross, dan susunan garis rata-rata, investor dapat membangun kerangka pengambilan keputusan yang lebih lengkap. Selain itu, penting untuk menyadari keterbatasan alat ini, dan tidak pernah bergantung sepenuhnya pada analisis teknikal saja, melainkan menggabungkannya dengan analisis fundamental dan prinsip manajemen risiko agar tetap mampu bertahan dalam pasar yang selalu berubah-ubah.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)