Weekend tersebut, aksi militer Amerika terhadap Venezuela langsung mengguncang pasar keuangan global. Sebagai negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia, situasi Venezuela setiap kali ada gejolak dapat mengguncang ekspektasi pasar energi, dan kali ini tidak terkecuali—harga minyak naik, dolar AS sebagai aset safe haven mendapatkan napas singkat.
Secara kasat mata, premi perang mendorong daya tarik dolar AS. Kekhawatiran gangguan pasokan energi memang akan memperkuat permintaan terhadap dolar yang dianggap "tempat aman". Tapi ada satu pertanyaan kunci: berapa lama dorongan ini bisa bertahan?
Sejujurnya, hanya mengandalkan satu atau dua kejadian geopolitik tidak cukup untuk menopang tren jangka menengah dan panjang dolar AS. Siklus penurunan suku bunga Federal Reserve masih berlangsung, tumpukan obligasi pemerintah sangat besar, dan suara de-dolarisasi global semakin keras—semua tekanan fundamental ini tidak hilang hanya karena satu konflik geopolitik. Jadi, rebound dolar kemarin lebih mungkin hanyalah rebound sementara dalam tren koreksi turun, bukan pembalikan tren.
Bagi trader, penting untuk melihat peluang fluktuasi jangka pendek yang dibawa oleh risiko geopolitik, sekaligus selalu waspada saat premi perang mulai memudar. Inilah sikap manajemen risiko yang profesional.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
22 Suka
Hadiah
22
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GateUser-44a00d6c
· 01-09 01:33
Waktu yang menyenangkan untuk arbitrase geografis kembali lagi, tapi kakak benar, rebound dolar AS kali ini hanyalah tipu-tipu, fundamentalnya sudah sangat buruk dan masih ingin membalikkan keadaan? Mimpi saja...
Lihat AsliBalas0
SandwichTrader
· 01-08 01:43
Hai, lagi-lagi terjadi gelombang gejolak premi geografis, harga minyak melonjak, dolar AS bernafas lega, tapi sulit dipastikan berapa lama hal ini akan bertahan.
Siklus penurunan suku bunga masih berjalan, utang menumpuk tinggi, seluruh dunia ingin melepaskan diri dari dolar... dasar fundamental ini sudah dipasang di sini, satu dua konflik saja tidak cukup untuk mengisi kekosongan ini. Menurut saya, rebound ini hanyalah ilusi akumulasi.
Yang penting adalah kapan premi perang ini akan menghilang, saat itulah saat yang sebenarnya untuk bertindak. Dalam bertrading, harus selalu waspada dan menjaga ketegangan ini.
---
Lagi-lagi mau menipu saya agar mengambil posisi? Setiap kali ada peristiwa geopolitik, dolar AS selalu mengalami koreksi. Kenapa kali ini berbeda?
---
Singkatnya: peluang jangka pendek memang ada, tapi jangan sampai tertipu. Yang penting adalah mengetahui kapan risiko mulai mereda.
---
Atribut safe haven dolar AS meskipun kuat, tetap harus didukung oleh dasar fundamental. Sekarang apa yang bisa menopang? Tidak ada apa-apa.
---
Tunggu dulu, apakah kali ini kita harus mempertimbangkan lagi safe haven BTC? Urusan dolar ini semakin tidak bisa diandalkan.
Lihat AsliBalas0
digital_archaeologist
· 01-07 16:53
Premi perang ini hanyalah semacam bom gula jangka pendek, dasar fundamentallah yang sebenarnya yang penting... Rebound dolar dalam beberapa hari ini sebaiknya dianggap sebagai peluang untuk mendapatkan keuntungan cepat, jangan terlalu menganggapnya sebagai tren.
Lihat AsliBalas0
OnchainArchaeologist
· 01-06 23:27
Sekali lagi, kemakmuran palsu akibat premi geografis... rebound dolar kali ini hanyalah perangkap, fundamental adalah kunci utama
Lihat AsliBalas0
CounterIndicator
· 01-06 12:51
Premium geografis ini rebound saya sudah tahu sejak awal hanyalah fatamorgana, napas dolar itu tidak akan bertahan lama, bahkan utang pemerintah sudah menumpuk tinggi, siklus penurunan suku bunga belum selesai, bagaimana mungkin akan berbalik... Gelombang jangka pendek bisa diambil peluangnya, tapi jangan tertipu oleh cerita perang.
Lihat AsliBalas0
StableCoinKaren
· 01-06 12:44
Apakah ini lagi-lagi soal situasi geopolitik menyelamatkan pasar? Tidak semudah itu, fundamentalnya sudah jelas di sana
Lihat AsliBalas0
NotFinancialAdvice
· 01-06 12:30
Rebound premi geografis hanyalah tipu muslihat, fundamentalnya tidak banyak berubah... Yang benar-benar dipercaya adalah logika untuk jangka panjang melakukan short dolar AS, kita harus keluar dari rebound kecil ini.
Lihat AsliBalas0
CryptoPunster
· 01-06 12:26
Apakah lagi-lagi risiko geopolitik untuk menyelamatkan dolar AS? Lucu banget, berapa lama manfaat kecil ini bisa bertahan, siklus penurunan suku bunga belum selesai
Premi perang ini, jujur saja, adalah alasan bagi orang yang terjebak untuk menutup posisi, jangan dipercaya
Rebound dolar AS kali ini seperti akun saya, hanyalah kemakmuran palsu sesaat
Melihat harga minyak melonjak, rasanya tangan gunting Federal Reserve belum dilepas
Fluktuasi jangka pendek memberi peluang, secara jangka panjang ini tetap dalam perjalanan menurun, semua harus sadar
Lihat AsliBalas0
LiquidityWitch
· 01-06 12:24
Ini lagi-lagi jebakan jangka pendek, orang yang semangat saat dolar rebound harus berhati-hati terjebak, fundamental tidak berubah, premi geopolitik yang mengendur harus tunduk
Weekend tersebut, aksi militer Amerika terhadap Venezuela langsung mengguncang pasar keuangan global. Sebagai negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia, situasi Venezuela setiap kali ada gejolak dapat mengguncang ekspektasi pasar energi, dan kali ini tidak terkecuali—harga minyak naik, dolar AS sebagai aset safe haven mendapatkan napas singkat.
Secara kasat mata, premi perang mendorong daya tarik dolar AS. Kekhawatiran gangguan pasokan energi memang akan memperkuat permintaan terhadap dolar yang dianggap "tempat aman". Tapi ada satu pertanyaan kunci: berapa lama dorongan ini bisa bertahan?
Sejujurnya, hanya mengandalkan satu atau dua kejadian geopolitik tidak cukup untuk menopang tren jangka menengah dan panjang dolar AS. Siklus penurunan suku bunga Federal Reserve masih berlangsung, tumpukan obligasi pemerintah sangat besar, dan suara de-dolarisasi global semakin keras—semua tekanan fundamental ini tidak hilang hanya karena satu konflik geopolitik. Jadi, rebound dolar kemarin lebih mungkin hanyalah rebound sementara dalam tren koreksi turun, bukan pembalikan tren.
Bagi trader, penting untuk melihat peluang fluktuasi jangka pendek yang dibawa oleh risiko geopolitik, sekaligus selalu waspada saat premi perang mulai memudar. Inilah sikap manajemen risiko yang profesional.