Memahami Laporan Keuangan Secara Mendalam: Pengetahuan tentang Aset Lancar (Current Asset) yang harus diketahui investor

Mengapa Likuiditas Jangka Pendek Penting bagi Investor

Penilaian kekuatan keuangan perusahaan tidak hanya didasarkan pada laba tertinggi saja. Faktanya, yang menentukan kehadiran di pasar adalah kemampuan untuk bertahan saat krisis yang berarti memiliki kas dan aset yang dapat dikonversi menjadi kas dengan cepat.

Dalam neraca (Balance Sheet), aset dibagi menjadi dua bagian utama. Bagian pertama adalah aset yang dapat diubah menjadi kas dalam jangka pendek, dan bagian kedua adalah aset yang harus dimiliki perusahaan dalam jangka panjang untuk menjalankan bisnis. Memahami perbedaan ini sangat penting.

Apa itu Aset Lancar: Definisi dan Pentingnya

Aset lancar (Current Asset) disebut dalam bahasa Inggris “Current Asset”. Secara sederhana, adalah aset perusahaan yang dapat diubah kembali menjadi kas dalam waktu tidak lebih dari 1 tahun.

Mengapa disebut “lancar”? Karena aset jenis ini selalu bergerak. Tidak diam di tempat, tetapi berputar dalam operasional bisnis. Dana akan ditarik, barang akan dijual, piutang akan dibayar, dan sebagainya.

Pentingnya memantau angka ini adalah karena menunjukkan likuiditas jangka pendek perusahaan. Jika perusahaan menghadapi kesulitan keuangan, seperti tidak mampu menjual barang secara rutin atau pendapatan sementara berhenti, perusahaan dapat mengubah aset ini menjadi kas untuk membayar kebutuhan.

Semakin banyak aset lancar yang dimiliki perusahaan, semakin besar peluang untuk bertahan dari krisis.

Perbedaan Antara Dua Jenis Aset

Perusahaan harus memiliki setidaknya dua jenis aset untuk beroperasi:

Aset lancar (Current Asset) memiliki ciri utama:

  • Dapat diubah menjadi kas dalam 1 tahun
  • Memiliki likuiditas tinggi
  • Digunakan untuk mendukung pengeluaran jangka pendek

Aset tidak lancar (Noncurrent Asset) memiliki karakteristik sebaliknya:

  • Harus dimiliki lebih dari 1 tahun
  • Tidak mudah diubah menjadi kas, seperti tanah, bangunan, mesin
  • Penting untuk operasi jangka panjang perusahaan

Apa saja yang termasuk dalam aset lancar

Mengetahui jenis-jenis aset lancar sangat penting karena tidak semua jenis memiliki kualitas yang sama.

Kas (Cash)

Ini adalah aset dengan likuiditas tertinggi, dapat digunakan langsung. Kekurangannya, kas tidak memberikan hasil pengembalian. Jika perusahaan menyimpan terlalu banyak kas, itu berarti kehilangan peluang mendapatkan pendapatan.

Setara kas (Cash Equivalents)

Aset yang mendekati kas, dapat diubah kembali dengan cepat, dan memiliki keuntungan berupa bunga. Tetapi ada risiko kecil terkait stabilitas bank.

Investasi jangka pendek (Short-term Investment)

Perusahaan membeli untuk mendapatkan pendapatan tambahan, seperti saham, obligasi, emas. Risiko lebih tinggi tetapi dapat memberikan hasil.

Surat wesel yang diterima (Notes Receivable)

Merupakan kontrak penerimaan uang dengan jangka waktu kurang dari 1 tahun, dapat menghasilkan pendapatan dari bunga, tetapi ada risiko debitur tidak membayar.

Piutang dagang (Receivable)

Adalah uang yang belum dibayar pelanggan. Jika terjadi krisis, piutang bisa tertunda atau bahkan tidak dibayar sama sekali. Ini adalah aset dengan risiko cukup tinggi.

Persediaan (Inventory)

Barang jadi atau bahan baku yang menunggu dijual. Persediaan yang berlebihan atau usang bisa menjadi “biaya tersimpan” bagi perusahaan.

Perlengkapan kantor (Supplies)

Bahan habis pakai, nilainya biasanya tidak besar.

Pendapatan diterima di muka dan biaya dibayar di muka (Accrued Revenue & Prepaid Expenses)

Pendapatan yang kemungkinan besar akan diterima, atau biaya yang sudah dibayar perusahaan untuk mendapatkan manfaat di masa depan.

Cara Membaca dan Menganalisis Aset Lancar

Saat melihat neraca, investor harus memperhatikan 3 hal:

1. Jumlah total Jumlah total aset lancar, semakin besar semakin baik, karena menunjukkan kekuatan.

2. Komposisi Seberapa besar bagian kas, piutang, persediaan, atau investasi jangka pendek. Kas yang besar menunjukkan perusahaan siap menghadapi krisis, sedangkan piutang besar menunjukkan risiko tidak tertagih.

3. Tren perubahan Bandingkan angka ini dengan tahun sebelumnya, apakah meningkat atau menurun, dan apa artinya.

Studi Kasus: Apple - Perusahaan dengan Likuiditas Luar Biasa

Apple (AAPL) dikenal sebagai salah satu perusahaan dengan likuiditas tertinggi di dunia. Bahkan saat awal pandemi COVID-19, CEO Tim Cook menyatakan bahwa likuiditas bukan masalah bagi Apple.

Pada tahun 2019, Apple memiliki total aset lancar sebesar $162,8 miliar, dan kas serta setara kas sekitar $59 miliar.

Pada tahun 2020, terjadi perubahan menarik:

Item 2019 2020 Perubahan
Total aset lancar $143 miliar $135 miliar Turun 5,6%
Kas dan setara kas $90 miliar $48 miliar Turun 46,7%
Piutang dagang $37 miliar $60 miliar Naik 62,2%

Perubahan ini, jika diamati secara kritis, menunjukkan bahwa Apple menggunakan kasnya untuk berinvestasi dan memperpanjang periode penagihan dari mitra, yang mungkin merupakan kebijakan adaptasi terhadap situasi atau menandakan berkurangnya kemampuan penagihan.

Analisis lebih dalam membantu investor memahami bahwa tidak cukup hanya melihat angka total, tetapi harus menyelami di mana posisi uang tersebut.

Seberapa Berkualitas Aset Lancar

Tidak semua aset lancar memiliki kualitas yang sama. Beberapa dapat diubah menjadi kas dengan pasti, sementara yang lain mungkin tidak.

Aset berkualitas baik:

  • Kas: dapat diubah 100%
  • Setara kas: pasti dapat diubah
  • Surat wesel dari kreditur yang baik: biasanya dibayar tepat waktu

Aset berkualitas rendah:

  • Piutang dagang: jika terjadi krisis, bisa tertunda atau tidak dibayar
  • Persediaan: jika barang tidak laku, nilainya bisa nol

Oleh karena itu, investor harus mempelajari komposisi aset lancar, bukan hanya melihat angka totalnya.

Kesimpulan

Aset lancar (Current Asset) yang dalam bahasa Inggris disebut “Current Asset” adalah indikator penting dalam laporan keuangan yang membantu investor memahami risiko dan kekuatan perusahaan dalam jangka pendek.

Membaca neraca dengan benar tidaklah mudah; harus memahami definisi, melihat komposisi, dan membandingkan tren. Jika mampu, investor akan melihat apakah perusahaan yang akan diinvestasikan mampu bertahan saat krisis dan bagaimana menghadapi risiko tersebut.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)