## 2025年Panduan Investasi Saham Penerbangan: Apakah Saham AS atau Saham Taiwan Lebih Layak Naik Kereta?
Setelah mengalami kerugian historis sebesar 140 miliar dolar AS akibat pandemi, industri penerbangan akhirnya mulai membalikkan keadaan dari 2023. Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) memprediksi bahwa pada 2025 jumlah penumpang penerbangan global akan secara resmi melampaui level sebelum pandemi, dan hingga 2040 permintaan perjalanan udara diperkirakan akan berlipat ganda—dari 4 miliar menjadi 8 miliar penumpang, dengan pertumbuhan tahunan rata-rata 3,4%. Bahkan Berkshire Hathaway milik Buffett mulai optimis terhadap saham penerbangan AS, dengan menempatkan pasukan besar di Delta Air Lines, American Airlines, dan United Airlines. Sinyal ini sangat jelas: siklus saham penerbangan telah dimulai.
Tapi pertanyaannya adalah, apakah harus membeli saham penerbangan AS atau saham penerbangan Taiwan? Keduanya memiliki volatilitas yang berbeda, peluang dan jebakan juga berbeda sama sekali.
### Apa sebenarnya saham penerbangan itu? Mengapa sekarang ada yang sedang mengakumulasi?
Saham penerbangan adalah saham perusahaan maskapai yang terdaftar di bursa, dibagi menjadi dua kategori berdasarkan sifatnya. Satu adalah saham maskapai milik negara, di mana pemegang saham dan manajemen ditunjuk oleh pemerintah, struktur internal stabil (seperti Evergreen Airlines), risiko relatif terkendali. Yang lain adalah saham maskapai swasta, dioperasikan oleh investor pribadi, sering mengalami perubahan kepemilikan, dan biasanya memiliki potensi pertumbuhan yang lebih besar (seperti Southwest Airlines di AS, Spring Airlines di China).
Jangan remehkan klasifikasi ini. Memilih arah yang tepat bisa membuat kenaikan harga menjadi dua kali lipat.
### Tiga faktor utama yang mempengaruhi harga saham penerbangan
**Pertama, kondisi ekonomi global.** Ini adalah indikator permintaan perjalanan udara. Ekonomi yang baik, jumlah pelancong bisnis dan wisatawan liburan meningkat pesat, tingkat okupansi maskapai melonjak, dan laba pun melambung. Sebaliknya, saat ekonomi buruk, perjalanan berkurang drastis, dan harga saham pun melorot. Pandemi adalah contoh paling nyata.
**Kedua, fluktuasi harga minyak.** Biaya bahan bakar minyak (BBM) merupakan bagian besar dari biaya maskapai. Saat harga minyak melonjak, maskapai harus menaikkan harga tiket atau menanggung tekanan margin keuntungan; saat harga minyak turun, ini menjadi keuntungan langsung. Inilah sebabnya setiap kali harga minyak internasional melonjak, saham penerbangan sering mengalami gejolak besar.
**Ketiga, tingkat suku bunga.** Maskapai bergantung pada pendanaan untuk memperluas armada dan infrastruktur. Semakin tinggi suku bunga, semakin mahal biaya pendanaan, dan rencana pengeluaran modal harus dikurangi; sebaliknya, suku bunga yang rendah akan merangsang investasi dan pertumbuhan.
Ketiga variabel kompleks ini saling terkait, menyebabkan industri penerbangan sulit mempertahankan laba yang stabil. Persaingan, biaya tenaga kerja, mogok buruh, fluktuasi bahan bakar—setiap masalah di satu bagian akan memaksa maskapai menyesuaikan strategi. Ketidakpastian ini adalah risiko sekaligus peluang.
### Saham penerbangan AS mana yang paling layak diperhatikan?
Berdasarkan data terbaru (hingga 13 November 2025), tiga saham penerbangan paling representatif di AS adalah:
**Delta Air Lines (DAL, kapitalisasi pasar 39,49 miliar dolar AS, P/E 8,52)**
Berkantor pusat di Atlanta, Georgia, berdiri sejak 1924, telah berkembang menjadi raksasa penerbangan yang melayani lebih dari 1000 destinasi di enam benua. Keunggulan Delta adalah tingginya proporsi pelanggan bisnis dan internasional, serta keunggulan dalam pengendalian biaya seperti bahan bakar, perawatan, dan leasing.
Data menunjukkan saham ini naik sekitar 69,51% sejak awal tahun. Tapi volatilitas jangka pendek juga cukup besar—turun 3,86% dalam sebulan terakhir, dan harga terakhir sekitar 60,48 dolar AS. Morgan Stanley menempatkannya sebagai pilihan utama, karena basis pelanggan kelas atas dan ruang optimalisasi biaya. Jika Anda mampu menanggung fluktuasi sedang, Delta adalah titik masuk yang bagus.
**Aerolínea Panama (CPA, kapitalisasi pasar 5,23 miliar dolar AS, P/E 8,27, naik 4,28% dalam bulan terakhir)**
Ini adalah maskapai utama Amerika Latin. Dengan meningkatnya pendapatan yang dapat dibelanjakan di kawasan Amerika Latin dan urbanisasi yang pesat, permintaan perjalanan udara di wilayah ini memiliki potensi pertumbuhan besar.
Kekuatan utama CPA adalah efisiensi operasional. Kuartal kedua 2025, laba bersih mencapai 149 juta dolar AS, naik 25% dibanding tahun sebelumnya. Indikator utama sangat mengesankan: tingkat ketepatan waktu kuartal 91,5%, tingkat penyelesaian penerbangan 99,8%, dan biaya operasional per unit turun 4,6% menjadi 8,5 sen dolar AS. Memiliki kas sebesar 1,4 miliar dolar AS, mewakili 39% dari pendapatan selama 12 bulan terakhir, menunjukkan daya tahan yang baik. Sepuluh tahun berturut-turut dinilai sebagai maskapai terbaik di Amerika Tengah dan Karibia oleh Skytrax. Jika optimis terhadap pertumbuhan pasar baru, CPA adalah saham undervalued yang berpotensi.
**Ryanair (RYAAY, kapitalisasi pasar 34,317 miliar dolar AS, P/E 12,72, naik 43,91% dalam bulan terakhir)**
Kelompok maskapai terbesar di Eropa dan pemimpin maskapai biaya rendah global. Armada lebih dari 640 pesawat, beroperasi sekitar 3600 penerbangan per hari, dengan total penumpang tahunan 207 juta orang. Sudah memesan 300 pesawat Boeing 737 baru, dan berencana meningkatkan jumlah penumpang tahunan hingga 300 juta pada 2034.
Musim dingin 2025, Ryanair menambah 3 pesawat di Milan, menginvestasikan 3,1 miliar dolar AS, membuka 5 rute baru dan memperbanyak 40 rute populer. Diperkirakan mengangkut 19 juta penumpang tahun ini, naik 4% dari tahun sebelumnya. Meskipun turun 0,49% pada 13 November, fondasi pasar yang kuat menjaga valuasi tetap stabil. Jika optimis terhadap pemulihan pariwisata Eropa, ini adalah pilihan dengan potensi pertumbuhan tertinggi.
### Bagaimana memilih saham penerbangan di Taiwan?
Tiga kekuatan utama sektor penerbangan Taiwan (hingga 13 November 2025):
**EVA Air (2618, kapitalisasi pasar 1860 miliar TWD, P/E 6,56, turun 2,2%)**
Pemimpin industri penerbangan Taiwan, didirikan tahun 1989, berpusat di Bandara Taoyuan. Mendapat sertifikasi Skytrax bintang lima, armadanya termasuk Boeing 787 Dreamliner dan A350 serta pesawat baru lainnya. Jaringan penerbangan mencakup lebih dari 60 destinasi internasional di Asia, Eropa, Amerika Utara, dan Oseania.
Kinerja kuartal ketiga tahun ini sangat kuat: tingkat okupansi 92,5%, tingkat okupansi rute domestik 93,5%, kapasitas internasional (ASK) meningkat 28% dibanding tahun lalu. Diperkirakan harga saham tahun ini mencapai 37,84 TWD, masih ada ruang dari penutupan 13 November di 37,2 TWD. EVA Air sedang mengembangkan 3 pesawat Boeing 777-300ER untuk pengangkutan barang, memperkuat kapasitas kargo. Ini adalah pilihan penerbangan Taiwan dengan valuasi paling masuk akal dan fundamental paling stabil.
**China Airlines (2610, kapitalisasi pasar 1620 miliar TWD, P/E 7,63, turun 0,6%)**
Maskapai utama Taiwan lainnya, didirikan tahun 1959, yang tertua. Berafiliasi dengan SkyTeam, memiliki maskapai anak perusahaan seperti Mandarin Airlines dan Tigerair Taiwan, membentuk kombinasi layanan penuh dan biaya rendah. Armada terdiri dari 83 pesawat (65 penumpang dan 18 kargo), melayani sekitar 1400 penerbangan per minggu.
Kinerja kuartal ketiga, tingkat okupansi 86,9%, meningkat 4,4 poin persentase dibanding 2019. Kapasitas internasional meningkat 13% dibanding tahun lalu, dan pemesanan di jalur populer Asia Timur dan Amerika Utara tetap tinggi. Harga saham sekitar 28,6 TWD, P/E 7,63, dan dipandang baik untuk potensi pemulihan valuasi dari ekspansi jalur jarak jauh. Dibandingkan EVA Air, basis domestik China Airlines lebih stabil, dan ekspansi internasional semakin cepat.
**Starlux Airlines (2646, kapitalisasi pasar 950 miliar TWD, P/E 48,53, turun 1,05%)**
Maskapai layanan lengkap baru di Taiwan, mulai beroperasi tahun 2020, namun cepat menjadi saham pertumbuhan. Berpusat di Bandara Taoyuan, dengan cepat memperluas jalur ke Asia dan Amerika Utara.
13 November tutup di 42,8 TWD, naik sekitar 18% dari awal tahun. Kuartal ketiga, tingkat okupansi 85,9%, jalur domestik 86,3%, kapasitas internasional meningkat 10%. Pada Juni, sudah memesan 10 pesawat Airbus A350-1000 untuk rute Taipei-California Ontario, dan menambah 10 pesawat di Paris Air Show untuk rute baru. Pada April, membuka rute Taichung-Kobe, memperbaiki jaringan di Asia Timur. Meskipun P/E sangat tinggi di 48,53, jika optimis terhadap pertumbuhan jangka panjang pariwisata Asia, premi ini layak dibayar.
### Bagaimana cara membeli saham penerbangan? Tiga jalur berbeda punya keunggulan masing-masing
**Jalur pertama: beli langsung melalui broker**
Cara paling tradisional dan langsung. Untuk saham Taiwan, langsung cari broker domestik dan masukkan kode saham untuk beli. Untuk saham AS atau Hong Kong, bisa buka rekening di broker luar negeri, atau melalui broker domestik dengan sub-agen. Tapi biaya sub-agen biasanya lebih tinggi, jika sering transaksi, disarankan buka rekening di broker luar negeri.
**Jalur kedua: trading CFD (Contract for Difference)**
Dibandingkan broker tradisional, trading CFD punya keunggulan unik: bisa long dan short tanpa batas, tanpa biaya komisi, leverage fleksibel. Jika Anda trader jangka pendek dengan risiko tinggi, CFD bisa meningkatkan efisiensi modal. Kalau harga saham naik 1%, keuntungan bisa naik 10%—tapi sebaliknya, penurunan juga akan diperbesar.
**Jalur ketiga: diversifikasi melalui ETF industri**
Solusi malas. Cukup beli ETF industri penerbangan, dapat eksposur langsung ke industri sekaligus menyebar risiko.
### Wajah sebenarnya dari saham penerbangan: imbal hasil tinggi di balik risiko tinggi
Banyak orang tertarik dengan elastisitas tinggi saham penerbangan, tapi harus sadar akan risikonya:
**Kelebihan:**
1. Pertumbuhan tinggi saat pemulihan ekonomi. Begitu pariwisata internasional kembali normal dan perjalanan bisnis pulih, laba maskapai biasanya meningkat pesat. Rebound cepat 2022-2024 adalah contoh nyata.
2. Maskapai besar memiliki hambatan masuk. Rute, hak penerbangan, armada, pilot—semuanya tidak mudah ditambah secara cepat, sehingga maskapai besar biasanya memiliki keunggulan di pasar domestik. Empat maskapai besar AS hampir monopoli jalur jarak jauh dan hub internasional.
3. Pendapatan yang beragam. Maskapai modern tidak hanya mengandalkan penjualan tiket, tapi juga biaya bagasi, upgrade kursi, program miles, pengiriman barang, dan kartu kredit kolaborasi. Ini memberi mereka kekuatan saat musim sepi.
4. Beberapa perusahaan menawarkan dividen menarik. Maskapai yang keuangannya sehat akan membagikan dividen saat kondisi stabil, menarik bagi investor yang mencari arus kas.
**Kekurangan:**
1. Struktur biaya yang kaku. Biaya bahan bakar, tenaga kerja, dan perawatan armada adalah lubang hitam biaya besar. Selama harga minyak naik atau kekurangan tenaga kerja, laba akan tertekan. Inilah mengapa saham penerbangan adalah saham siklus—naik saat ekonomi baik, jatuh saat ekonomi buruk.
2. Beban utang tinggi dan pengeluaran modal besar. Armada, terminal, dan peralatan sangat mahal, dan maskapai umumnya memiliki rasio utang tinggi. Jika kondisi ekonomi memburuk atau suku bunga naik tajam, tekanan keuangan meningkat. Saat pandemi, banyak maskapai AS harus melakukan penambahan modal besar karena utang berlebihan, sehingga harga saham terdilusi.
3. Rentan terhadap kejadian black swan. Pandemi, krisis geopolitik, cuaca ekstrem, pembatasan ruang udara—peristiwa ini sulit diprediksi tapi bisa menyebabkan penurunan jumlah penerbangan dan penumpang secara drastis, dan harga saham pun sering jatuh tajam. Industri penerbangan adalah salah satu industri paling rapuh.
### Tiga momen kunci untuk mengoptimalkan investasi saham penerbangan
**Momen pertama: akhir siklus ekonomi**
Saham penerbangan adalah saham siklus, mengikuti fase boom dan bust. Untuk meraih keuntungan besar, harus masuk saat ekonomi sedang berkembang. Secara tradisional, saat ekonomi tumbuh, maskapai meraih sebagian besar laba. Tapi saat melambat, permintaan penerbangan turun, dan kompetisi dari maskapai biaya rendah semakin ketat, sehingga margin industri menurun.
**Momen kedua: diversifikasi regional**
Karena industri penerbangan terkait dengan ekonomi global, diversifikasi portofolio di berbagai wilayah bisa mengurangi risiko secara signifikan. Jangan taruh semua telur di satu keranjang.
**Momen ketiga: pilih perusahaan dengan arus kas kuat**
Industri penerbangan sangat modal-intensif, membutuhkan banyak kas untuk melewati masa sulit. Sebelum investasi, pastikan perusahaan target memiliki cadangan kas yang cukup. Contohnya, Panama Airlines dengan kas 1,4 miliar dolar AS, dan EVA Air yang terus menjaga tingkat okupansi tinggi—ini adalah sinyal arus kas yang sehat.
Tahun 2025, pintu masuk ke saham penerbangan sedang terbuka. Yang penting, jangan ikut-ikutan buta, pilih produk dan waktu yang sesuai dengan toleransi risiko Anda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
## 2025年Panduan Investasi Saham Penerbangan: Apakah Saham AS atau Saham Taiwan Lebih Layak Naik Kereta?
Setelah mengalami kerugian historis sebesar 140 miliar dolar AS akibat pandemi, industri penerbangan akhirnya mulai membalikkan keadaan dari 2023. Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) memprediksi bahwa pada 2025 jumlah penumpang penerbangan global akan secara resmi melampaui level sebelum pandemi, dan hingga 2040 permintaan perjalanan udara diperkirakan akan berlipat ganda—dari 4 miliar menjadi 8 miliar penumpang, dengan pertumbuhan tahunan rata-rata 3,4%. Bahkan Berkshire Hathaway milik Buffett mulai optimis terhadap saham penerbangan AS, dengan menempatkan pasukan besar di Delta Air Lines, American Airlines, dan United Airlines. Sinyal ini sangat jelas: siklus saham penerbangan telah dimulai.
Tapi pertanyaannya adalah, apakah harus membeli saham penerbangan AS atau saham penerbangan Taiwan? Keduanya memiliki volatilitas yang berbeda, peluang dan jebakan juga berbeda sama sekali.
### Apa sebenarnya saham penerbangan itu? Mengapa sekarang ada yang sedang mengakumulasi?
Saham penerbangan adalah saham perusahaan maskapai yang terdaftar di bursa, dibagi menjadi dua kategori berdasarkan sifatnya. Satu adalah saham maskapai milik negara, di mana pemegang saham dan manajemen ditunjuk oleh pemerintah, struktur internal stabil (seperti Evergreen Airlines), risiko relatif terkendali. Yang lain adalah saham maskapai swasta, dioperasikan oleh investor pribadi, sering mengalami perubahan kepemilikan, dan biasanya memiliki potensi pertumbuhan yang lebih besar (seperti Southwest Airlines di AS, Spring Airlines di China).
Jangan remehkan klasifikasi ini. Memilih arah yang tepat bisa membuat kenaikan harga menjadi dua kali lipat.
### Tiga faktor utama yang mempengaruhi harga saham penerbangan
**Pertama, kondisi ekonomi global.** Ini adalah indikator permintaan perjalanan udara. Ekonomi yang baik, jumlah pelancong bisnis dan wisatawan liburan meningkat pesat, tingkat okupansi maskapai melonjak, dan laba pun melambung. Sebaliknya, saat ekonomi buruk, perjalanan berkurang drastis, dan harga saham pun melorot. Pandemi adalah contoh paling nyata.
**Kedua, fluktuasi harga minyak.** Biaya bahan bakar minyak (BBM) merupakan bagian besar dari biaya maskapai. Saat harga minyak melonjak, maskapai harus menaikkan harga tiket atau menanggung tekanan margin keuntungan; saat harga minyak turun, ini menjadi keuntungan langsung. Inilah sebabnya setiap kali harga minyak internasional melonjak, saham penerbangan sering mengalami gejolak besar.
**Ketiga, tingkat suku bunga.** Maskapai bergantung pada pendanaan untuk memperluas armada dan infrastruktur. Semakin tinggi suku bunga, semakin mahal biaya pendanaan, dan rencana pengeluaran modal harus dikurangi; sebaliknya, suku bunga yang rendah akan merangsang investasi dan pertumbuhan.
Ketiga variabel kompleks ini saling terkait, menyebabkan industri penerbangan sulit mempertahankan laba yang stabil. Persaingan, biaya tenaga kerja, mogok buruh, fluktuasi bahan bakar—setiap masalah di satu bagian akan memaksa maskapai menyesuaikan strategi. Ketidakpastian ini adalah risiko sekaligus peluang.
### Saham penerbangan AS mana yang paling layak diperhatikan?
Berdasarkan data terbaru (hingga 13 November 2025), tiga saham penerbangan paling representatif di AS adalah:
**Delta Air Lines (DAL, kapitalisasi pasar 39,49 miliar dolar AS, P/E 8,52)**
Berkantor pusat di Atlanta, Georgia, berdiri sejak 1924, telah berkembang menjadi raksasa penerbangan yang melayani lebih dari 1000 destinasi di enam benua. Keunggulan Delta adalah tingginya proporsi pelanggan bisnis dan internasional, serta keunggulan dalam pengendalian biaya seperti bahan bakar, perawatan, dan leasing.
Data menunjukkan saham ini naik sekitar 69,51% sejak awal tahun. Tapi volatilitas jangka pendek juga cukup besar—turun 3,86% dalam sebulan terakhir, dan harga terakhir sekitar 60,48 dolar AS. Morgan Stanley menempatkannya sebagai pilihan utama, karena basis pelanggan kelas atas dan ruang optimalisasi biaya. Jika Anda mampu menanggung fluktuasi sedang, Delta adalah titik masuk yang bagus.
**Aerolínea Panama (CPA, kapitalisasi pasar 5,23 miliar dolar AS, P/E 8,27, naik 4,28% dalam bulan terakhir)**
Ini adalah maskapai utama Amerika Latin. Dengan meningkatnya pendapatan yang dapat dibelanjakan di kawasan Amerika Latin dan urbanisasi yang pesat, permintaan perjalanan udara di wilayah ini memiliki potensi pertumbuhan besar.
Kekuatan utama CPA adalah efisiensi operasional. Kuartal kedua 2025, laba bersih mencapai 149 juta dolar AS, naik 25% dibanding tahun sebelumnya. Indikator utama sangat mengesankan: tingkat ketepatan waktu kuartal 91,5%, tingkat penyelesaian penerbangan 99,8%, dan biaya operasional per unit turun 4,6% menjadi 8,5 sen dolar AS. Memiliki kas sebesar 1,4 miliar dolar AS, mewakili 39% dari pendapatan selama 12 bulan terakhir, menunjukkan daya tahan yang baik. Sepuluh tahun berturut-turut dinilai sebagai maskapai terbaik di Amerika Tengah dan Karibia oleh Skytrax. Jika optimis terhadap pertumbuhan pasar baru, CPA adalah saham undervalued yang berpotensi.
**Ryanair (RYAAY, kapitalisasi pasar 34,317 miliar dolar AS, P/E 12,72, naik 43,91% dalam bulan terakhir)**
Kelompok maskapai terbesar di Eropa dan pemimpin maskapai biaya rendah global. Armada lebih dari 640 pesawat, beroperasi sekitar 3600 penerbangan per hari, dengan total penumpang tahunan 207 juta orang. Sudah memesan 300 pesawat Boeing 737 baru, dan berencana meningkatkan jumlah penumpang tahunan hingga 300 juta pada 2034.
Musim dingin 2025, Ryanair menambah 3 pesawat di Milan, menginvestasikan 3,1 miliar dolar AS, membuka 5 rute baru dan memperbanyak 40 rute populer. Diperkirakan mengangkut 19 juta penumpang tahun ini, naik 4% dari tahun sebelumnya. Meskipun turun 0,49% pada 13 November, fondasi pasar yang kuat menjaga valuasi tetap stabil. Jika optimis terhadap pemulihan pariwisata Eropa, ini adalah pilihan dengan potensi pertumbuhan tertinggi.
### Bagaimana memilih saham penerbangan di Taiwan?
Tiga kekuatan utama sektor penerbangan Taiwan (hingga 13 November 2025):
**EVA Air (2618, kapitalisasi pasar 1860 miliar TWD, P/E 6,56, turun 2,2%)**
Pemimpin industri penerbangan Taiwan, didirikan tahun 1989, berpusat di Bandara Taoyuan. Mendapat sertifikasi Skytrax bintang lima, armadanya termasuk Boeing 787 Dreamliner dan A350 serta pesawat baru lainnya. Jaringan penerbangan mencakup lebih dari 60 destinasi internasional di Asia, Eropa, Amerika Utara, dan Oseania.
Kinerja kuartal ketiga tahun ini sangat kuat: tingkat okupansi 92,5%, tingkat okupansi rute domestik 93,5%, kapasitas internasional (ASK) meningkat 28% dibanding tahun lalu. Diperkirakan harga saham tahun ini mencapai 37,84 TWD, masih ada ruang dari penutupan 13 November di 37,2 TWD. EVA Air sedang mengembangkan 3 pesawat Boeing 777-300ER untuk pengangkutan barang, memperkuat kapasitas kargo. Ini adalah pilihan penerbangan Taiwan dengan valuasi paling masuk akal dan fundamental paling stabil.
**China Airlines (2610, kapitalisasi pasar 1620 miliar TWD, P/E 7,63, turun 0,6%)**
Maskapai utama Taiwan lainnya, didirikan tahun 1959, yang tertua. Berafiliasi dengan SkyTeam, memiliki maskapai anak perusahaan seperti Mandarin Airlines dan Tigerair Taiwan, membentuk kombinasi layanan penuh dan biaya rendah. Armada terdiri dari 83 pesawat (65 penumpang dan 18 kargo), melayani sekitar 1400 penerbangan per minggu.
Kinerja kuartal ketiga, tingkat okupansi 86,9%, meningkat 4,4 poin persentase dibanding 2019. Kapasitas internasional meningkat 13% dibanding tahun lalu, dan pemesanan di jalur populer Asia Timur dan Amerika Utara tetap tinggi. Harga saham sekitar 28,6 TWD, P/E 7,63, dan dipandang baik untuk potensi pemulihan valuasi dari ekspansi jalur jarak jauh. Dibandingkan EVA Air, basis domestik China Airlines lebih stabil, dan ekspansi internasional semakin cepat.
**Starlux Airlines (2646, kapitalisasi pasar 950 miliar TWD, P/E 48,53, turun 1,05%)**
Maskapai layanan lengkap baru di Taiwan, mulai beroperasi tahun 2020, namun cepat menjadi saham pertumbuhan. Berpusat di Bandara Taoyuan, dengan cepat memperluas jalur ke Asia dan Amerika Utara.
13 November tutup di 42,8 TWD, naik sekitar 18% dari awal tahun. Kuartal ketiga, tingkat okupansi 85,9%, jalur domestik 86,3%, kapasitas internasional meningkat 10%. Pada Juni, sudah memesan 10 pesawat Airbus A350-1000 untuk rute Taipei-California Ontario, dan menambah 10 pesawat di Paris Air Show untuk rute baru. Pada April, membuka rute Taichung-Kobe, memperbaiki jaringan di Asia Timur. Meskipun P/E sangat tinggi di 48,53, jika optimis terhadap pertumbuhan jangka panjang pariwisata Asia, premi ini layak dibayar.
### Bagaimana cara membeli saham penerbangan? Tiga jalur berbeda punya keunggulan masing-masing
**Jalur pertama: beli langsung melalui broker**
Cara paling tradisional dan langsung. Untuk saham Taiwan, langsung cari broker domestik dan masukkan kode saham untuk beli. Untuk saham AS atau Hong Kong, bisa buka rekening di broker luar negeri, atau melalui broker domestik dengan sub-agen. Tapi biaya sub-agen biasanya lebih tinggi, jika sering transaksi, disarankan buka rekening di broker luar negeri.
**Jalur kedua: trading CFD (Contract for Difference)**
Dibandingkan broker tradisional, trading CFD punya keunggulan unik: bisa long dan short tanpa batas, tanpa biaya komisi, leverage fleksibel. Jika Anda trader jangka pendek dengan risiko tinggi, CFD bisa meningkatkan efisiensi modal. Kalau harga saham naik 1%, keuntungan bisa naik 10%—tapi sebaliknya, penurunan juga akan diperbesar.
**Jalur ketiga: diversifikasi melalui ETF industri**
Solusi malas. Cukup beli ETF industri penerbangan, dapat eksposur langsung ke industri sekaligus menyebar risiko.
### Wajah sebenarnya dari saham penerbangan: imbal hasil tinggi di balik risiko tinggi
Banyak orang tertarik dengan elastisitas tinggi saham penerbangan, tapi harus sadar akan risikonya:
**Kelebihan:**
1. Pertumbuhan tinggi saat pemulihan ekonomi. Begitu pariwisata internasional kembali normal dan perjalanan bisnis pulih, laba maskapai biasanya meningkat pesat. Rebound cepat 2022-2024 adalah contoh nyata.
2. Maskapai besar memiliki hambatan masuk. Rute, hak penerbangan, armada, pilot—semuanya tidak mudah ditambah secara cepat, sehingga maskapai besar biasanya memiliki keunggulan di pasar domestik. Empat maskapai besar AS hampir monopoli jalur jarak jauh dan hub internasional.
3. Pendapatan yang beragam. Maskapai modern tidak hanya mengandalkan penjualan tiket, tapi juga biaya bagasi, upgrade kursi, program miles, pengiriman barang, dan kartu kredit kolaborasi. Ini memberi mereka kekuatan saat musim sepi.
4. Beberapa perusahaan menawarkan dividen menarik. Maskapai yang keuangannya sehat akan membagikan dividen saat kondisi stabil, menarik bagi investor yang mencari arus kas.
**Kekurangan:**
1. Struktur biaya yang kaku. Biaya bahan bakar, tenaga kerja, dan perawatan armada adalah lubang hitam biaya besar. Selama harga minyak naik atau kekurangan tenaga kerja, laba akan tertekan. Inilah mengapa saham penerbangan adalah saham siklus—naik saat ekonomi baik, jatuh saat ekonomi buruk.
2. Beban utang tinggi dan pengeluaran modal besar. Armada, terminal, dan peralatan sangat mahal, dan maskapai umumnya memiliki rasio utang tinggi. Jika kondisi ekonomi memburuk atau suku bunga naik tajam, tekanan keuangan meningkat. Saat pandemi, banyak maskapai AS harus melakukan penambahan modal besar karena utang berlebihan, sehingga harga saham terdilusi.
3. Rentan terhadap kejadian black swan. Pandemi, krisis geopolitik, cuaca ekstrem, pembatasan ruang udara—peristiwa ini sulit diprediksi tapi bisa menyebabkan penurunan jumlah penerbangan dan penumpang secara drastis, dan harga saham pun sering jatuh tajam. Industri penerbangan adalah salah satu industri paling rapuh.
### Tiga momen kunci untuk mengoptimalkan investasi saham penerbangan
**Momen pertama: akhir siklus ekonomi**
Saham penerbangan adalah saham siklus, mengikuti fase boom dan bust. Untuk meraih keuntungan besar, harus masuk saat ekonomi sedang berkembang. Secara tradisional, saat ekonomi tumbuh, maskapai meraih sebagian besar laba. Tapi saat melambat, permintaan penerbangan turun, dan kompetisi dari maskapai biaya rendah semakin ketat, sehingga margin industri menurun.
**Momen kedua: diversifikasi regional**
Karena industri penerbangan terkait dengan ekonomi global, diversifikasi portofolio di berbagai wilayah bisa mengurangi risiko secara signifikan. Jangan taruh semua telur di satu keranjang.
**Momen ketiga: pilih perusahaan dengan arus kas kuat**
Industri penerbangan sangat modal-intensif, membutuhkan banyak kas untuk melewati masa sulit. Sebelum investasi, pastikan perusahaan target memiliki cadangan kas yang cukup. Contohnya, Panama Airlines dengan kas 1,4 miliar dolar AS, dan EVA Air yang terus menjaga tingkat okupansi tinggi—ini adalah sinyal arus kas yang sehat.
Tahun 2025, pintu masuk ke saham penerbangan sedang terbuka. Yang penting, jangan ikut-ikutan buta, pilih produk dan waktu yang sesuai dengan toleransi risiko Anda.