India Financial Intelligence Unit(FIU-IND) laporan tahun fiskal terbaru menunjukkan tren baru dalam regulasi kripto di India. Hingga saat ini, telah ada 49 bursa kripto yang menyelesaikan prosedur pendaftaran anti pencucian uang di negara tersebut, di mana 45 di antaranya adalah platform lokal, dan 4 lainnya adalah bursa luar negeri yang juga masuk ke dalam sistem pengawasan resmi.
Untuk platform yang telah selesai mendaftar ini, persyaratan pengawasan cukup ketat—harus mengajukan laporan transaksi mencurigakan, secara jelas mengidentifikasi identitas penerima manfaat dompet, dan melacak aliran dana secara menyeluruh. Tahun lalu, FIU menjatuhkan denda total hingga 2,8 miliar rupee terhadap bursa yang melanggar, menunjukkan tingkat penegakan yang cukup tegas.
Langkah yang lebih agresif muncul pada Oktober 2025, ketika India memblokir akses ke 25 bursa luar negeri yang tidak mematuhi regulasi. Saat ini, hanya beberapa platform utama dan penyedia layanan lokal yang telah menyelesaikan pendaftaran resmi, sehingga dapat terus melayani pengguna di India. Di balik langkah penertiban ini, terdapat upaya ketat India dalam mengendalikan pasar kripto.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MetadataExplorer
· 01-09 10:21
India kali ini benar-benar keras, denda sebesar 28 miliar Rupee langsung menertibkan semuanya
Lihat AsliBalas0
TokenToaster
· 01-09 07:55
India ini luar biasa, denda 2,8 miliar Rupee, langsung jalankan saja
Lihat AsliBalas0
LootboxPhobia
· 01-08 14:17
India ini benar-benar keras, 25 bursa langsung diblokir, hanya platform teratas yang bisa bertahan
Di dunia kripto, hati tetap di regulasi
Denda 28 miliar Rupee, kekuatan ini benar-benar besar, haha
Kepatuhan adalah kunci utama, yang lain sia-sia
Satu negara lagi mulai ketat, kita sebaiknya menahan diri dulu
Operasi India ini, apakah memberi contoh untuk seluruh industri?
Pelacakan dompet, para penggemar privasi pasti akan menangis
Dibersihkan 48 menit yang lalu, akan dilakukan lagi pada 2025, India datang kapan saja
Platform lokal hidup nyaman, hari-hari di luar negeri sulit banget
Sepertinya hanya yang legal dan patuh yang bisa bertahan sampai akhir
Lihat AsliBalas0
LiquidatorFlash
· 01-06 10:51
49 perusahaan terdaftar, denda 2,8 miliar, 25 ditutup... Upaya pengendalian risiko di India ini benar-benar ingin membersihkan siapa saja yang ingin dibersihkan
Lihat AsliBalas0
SnapshotLaborer
· 01-06 10:45
India ini benar-benar kejam, langsung memblokir 25 perusahaan... lagi, harus ganti VPN lagi
Lihat AsliBalas0
FUD_Vaccinated
· 01-06 10:44
India ini benar-benar kejam, 25 lembaga offshore langsung ditutup dengan satu surat, rasanya tidak ada jalan keluar lagi
Lihat AsliBalas0
NFT_Therapy
· 01-06 10:34
India ini cukup keras, langsung menutup 25 perusahaan, tampaknya jika tidak bekerja sama, harus menanggung kerugian
Lihat AsliBalas0
All-InQueen
· 01-06 10:31
Wah, cara India ini benar-benar kejam, langsung menutup 25 perusahaan...
Untungnya saya sudah mundur sejak awal, sekarang melihat platform-platform ini berjuang cukup menyenangkan.
Denda 2,8 miliar rupee? Haha, ini mau membuat industri kripto menjadi tertib atau mau membunuh pasar?
Gelombang ini di India benar-benar keras, tapi kembali lagi, pengawasan yang ketat mungkin justru menguntungkan platform besar, sementara investor kecil harus bersyukur.
Lihat AsliBalas0
Anon32942
· 01-06 10:30
Cara ini di India cukup keras, 25 bursa langsung ditutup, teman-teman di dunia kripto harus segera kabur
India Financial Intelligence Unit(FIU-IND) laporan tahun fiskal terbaru menunjukkan tren baru dalam regulasi kripto di India. Hingga saat ini, telah ada 49 bursa kripto yang menyelesaikan prosedur pendaftaran anti pencucian uang di negara tersebut, di mana 45 di antaranya adalah platform lokal, dan 4 lainnya adalah bursa luar negeri yang juga masuk ke dalam sistem pengawasan resmi.
Untuk platform yang telah selesai mendaftar ini, persyaratan pengawasan cukup ketat—harus mengajukan laporan transaksi mencurigakan, secara jelas mengidentifikasi identitas penerima manfaat dompet, dan melacak aliran dana secara menyeluruh. Tahun lalu, FIU menjatuhkan denda total hingga 2,8 miliar rupee terhadap bursa yang melanggar, menunjukkan tingkat penegakan yang cukup tegas.
Langkah yang lebih agresif muncul pada Oktober 2025, ketika India memblokir akses ke 25 bursa luar negeri yang tidak mematuhi regulasi. Saat ini, hanya beberapa platform utama dan penyedia layanan lokal yang telah menyelesaikan pendaftaran resmi, sehingga dapat terus melayani pengguna di India. Di balik langkah penertiban ini, terdapat upaya ketat India dalam mengendalikan pasar kripto.