XRP sedang mengalami rebound terkuat dalam beberapa bulan terakhir, sejak titik terendah pada 31 Desember 2025, telah naik sebanyak 33%, dan dalam 24 jam terakhir saja melonjak 11%. Fokus pasar kini tertuju pada satu pertanyaan kunci: apakah XRP dapat menembus level resistance di $2.41. Berdasarkan analisis terbaru, jika berhasil menembus, ruang kenaikan diperkirakan mencapai 13%, namun ini membutuhkan kekuatan bullish untuk mengatasi tekanan jual yang jelas.
Fondasi rebound telah kokoh, sinyal teknikal mulai berbalik
Kenaikan XRP kali ini dimulai dari pola triple bottom di sekitar $1.77. Level ini telah diverifikasi berkali-kali dan menjadi dasar support rebound saat ini. Dari sudut pandang momentum teknikal, tanda-tanda perbaikan cukup jelas—EMA 20 hari sedang naik dan mendekati EMA 50 hari, jika terjadi crossover bullish, biasanya menandakan tren akan beralih dari rebound ke kenaikan berkelanjutan.
Volume perdagangan dan dana on-chain berbicara
Dari sisi volume, On-Balance Volume (OBV) telah menembus garis tren penurunan sebelumnya, menunjukkan dana mulai mengalir kembali ke pasar XRP. Data on-chain juga secara langsung mencerminkan sikap institusi dan holder jangka panjang—sejak 30 Desember, net increase harian dari holder jangka panjang melonjak dari sekitar 9 juta XRP menjadi lebih dari 47 juta XRP, menunjukkan kepercayaan terhadap XRP tetap tinggi dalam jangka menengah dan panjang.
Namun, perlu dicatat bahwa OBV belum membentuk level tertinggi baru yang jelas, menunjukkan bahwa pembeli memang meningkat, tetapi belum memasuki fase percepatan.
$2.41: Resistance atau peluang
Semua indikator teknikal dan sinyal on-chain saat ini hampir mengarah ke level $2.41. Seberapa besar tekanan di level ini? Berdasarkan distribusi biaya dasar, sekitar 1,56 miliar XRP terkumpul di kisaran $2.39–$2.41, yang berarti banyak posisi yang mungkin akan melakukan jualan untuk merealisasikan keuntungan, membentuk resistance yang kuat. Panjang shadow atas pada candlestick di level ini juga mencerminkan tekanan jual yang cukup signifikan.
Dua skenario: tembus atau gagal
Jika XRP mampu bertahan dan menembus level $2.41 secara efektif, tekanan jual di atasnya akan berkurang secara signifikan. Berdasarkan analisis teknikal, target berikutnya bisa mengarah ke $2.69, dengan potensi kenaikan sekitar 13% dari harga saat ini. Ini akan memperkuat ekspektasi bullish pasar terhadap XRP secara signifikan.
Sebaliknya, jika gagal menembus, XRP mungkin akan kembali menguji support jangka pendek di $2.26, dan support yang lebih dalam berada di sekitar $1.90. Tapi selama harga tidak turun di bawah $1.77, struktur kenaikan secara keseluruhan tetap utuh.
Risiko yang tidak boleh diabaikan
Meskipun indikator teknikal dan dana on-chain menunjukkan potensi kenaikan, risiko profit taking tetap ada. Unrealized profit/loss (NUPL) dari holder jangka panjang telah kembali ke area yang secara historis memicu profit taking, menandakan risiko jangka pendek sedang terkumpul. Selain itu, pasar saat ini berada dalam fase verifikasi penting, dan keberlanjutan tren kenaikan sangat bergantung pada apakah kekuatan bullish mampu mengubah resistance di $2.41 menjadi support baru.
Kesimpulan
Rebound XRP saat ini didukung fondasi teknikal yang solid, dengan kenaikan 33% dan net increase dari holder jangka panjang menunjukkan kepercayaan pasar. Namun, level resistance kunci di $2.41 akan menentukan arah selanjutnya—jika berhasil ditembus, ruang kenaikan sekitar 13%, jika gagal, harga perlu kembali ke support. Berdasarkan sinyal teknikal dan aliran dana saat ini, peluang untuk tembus cukup besar, tetapi investor harus memantau level ini secara ketat dan waspada terhadap risiko profit taking jangka pendek.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Terobosan XRP akan segera terjadi? Level kunci $2.41 menentukan ruang naik 13%
XRP sedang mengalami rebound terkuat dalam beberapa bulan terakhir, sejak titik terendah pada 31 Desember 2025, telah naik sebanyak 33%, dan dalam 24 jam terakhir saja melonjak 11%. Fokus pasar kini tertuju pada satu pertanyaan kunci: apakah XRP dapat menembus level resistance di $2.41. Berdasarkan analisis terbaru, jika berhasil menembus, ruang kenaikan diperkirakan mencapai 13%, namun ini membutuhkan kekuatan bullish untuk mengatasi tekanan jual yang jelas.
Fondasi rebound telah kokoh, sinyal teknikal mulai berbalik
Kenaikan XRP kali ini dimulai dari pola triple bottom di sekitar $1.77. Level ini telah diverifikasi berkali-kali dan menjadi dasar support rebound saat ini. Dari sudut pandang momentum teknikal, tanda-tanda perbaikan cukup jelas—EMA 20 hari sedang naik dan mendekati EMA 50 hari, jika terjadi crossover bullish, biasanya menandakan tren akan beralih dari rebound ke kenaikan berkelanjutan.
Volume perdagangan dan dana on-chain berbicara
Dari sisi volume, On-Balance Volume (OBV) telah menembus garis tren penurunan sebelumnya, menunjukkan dana mulai mengalir kembali ke pasar XRP. Data on-chain juga secara langsung mencerminkan sikap institusi dan holder jangka panjang—sejak 30 Desember, net increase harian dari holder jangka panjang melonjak dari sekitar 9 juta XRP menjadi lebih dari 47 juta XRP, menunjukkan kepercayaan terhadap XRP tetap tinggi dalam jangka menengah dan panjang.
Namun, perlu dicatat bahwa OBV belum membentuk level tertinggi baru yang jelas, menunjukkan bahwa pembeli memang meningkat, tetapi belum memasuki fase percepatan.
$2.41: Resistance atau peluang
Semua indikator teknikal dan sinyal on-chain saat ini hampir mengarah ke level $2.41. Seberapa besar tekanan di level ini? Berdasarkan distribusi biaya dasar, sekitar 1,56 miliar XRP terkumpul di kisaran $2.39–$2.41, yang berarti banyak posisi yang mungkin akan melakukan jualan untuk merealisasikan keuntungan, membentuk resistance yang kuat. Panjang shadow atas pada candlestick di level ini juga mencerminkan tekanan jual yang cukup signifikan.
Dua skenario: tembus atau gagal
Jika XRP mampu bertahan dan menembus level $2.41 secara efektif, tekanan jual di atasnya akan berkurang secara signifikan. Berdasarkan analisis teknikal, target berikutnya bisa mengarah ke $2.69, dengan potensi kenaikan sekitar 13% dari harga saat ini. Ini akan memperkuat ekspektasi bullish pasar terhadap XRP secara signifikan.
Sebaliknya, jika gagal menembus, XRP mungkin akan kembali menguji support jangka pendek di $2.26, dan support yang lebih dalam berada di sekitar $1.90. Tapi selama harga tidak turun di bawah $1.77, struktur kenaikan secara keseluruhan tetap utuh.
Risiko yang tidak boleh diabaikan
Meskipun indikator teknikal dan dana on-chain menunjukkan potensi kenaikan, risiko profit taking tetap ada. Unrealized profit/loss (NUPL) dari holder jangka panjang telah kembali ke area yang secara historis memicu profit taking, menandakan risiko jangka pendek sedang terkumpul. Selain itu, pasar saat ini berada dalam fase verifikasi penting, dan keberlanjutan tren kenaikan sangat bergantung pada apakah kekuatan bullish mampu mengubah resistance di $2.41 menjadi support baru.
Kesimpulan
Rebound XRP saat ini didukung fondasi teknikal yang solid, dengan kenaikan 33% dan net increase dari holder jangka panjang menunjukkan kepercayaan pasar. Namun, level resistance kunci di $2.41 akan menentukan arah selanjutnya—jika berhasil ditembus, ruang kenaikan sekitar 13%, jika gagal, harga perlu kembali ke support. Berdasarkan sinyal teknikal dan aliran dana saat ini, peluang untuk tembus cukup besar, tetapi investor harus memantau level ini secara ketat dan waspada terhadap risiko profit taking jangka pendek.