Jika saya harus memberikan suara penentu untuk Ketua Fed berikutnya saat ini, saya tetap memilih yang incumbent: Jerome Powell.
Berikut adalah argumen untuk "Sentris Pragmatik" dalam lingkungan saat ini: 1. Kesesuaian Makro: Kredibilitas adalah Mata Uang Kita sedang menavigasi transisi yang rumit dari "memerangi inflasi" ke "menavigasi pendaratan lunak." Dalam fase ini, aset terbesar pasar adalah kredibilitas Fed. Powell telah membuktikan dirinya dengan menunjukkan bahwa Fed tidak takut untuk memecahkan sesuatu (inflasi) bahkan jika itu menyakitkan. Menggantinya sekarang dengan suara yang sepenuhnya dovish berisiko mengendurkan ekspektasi inflasi, sementara hawk radikal berisiko menyebabkan pendaratan keras yang tidak perlu. Kita membutuhkan tangan yang stabil seperti sekarang, bukan eksperimen baru. 2. Sikap terhadap Kebijakan Pendekatan Powell yang "bergantung data" adalah satu-satunya jalur rasional saat ini. Sinyal ekonomi campur aduk (tenaga kerja yang kuat, konsumsi yang melambat, inflasi layanan yang menempel). Kita tidak membutuhkan ideolog saat ini; kita membutuhkan teknisi yang tidak takut untuk mempertahankan suku bunga tinggi jika data memerlukannya, tetapi siap untuk memotong jika pasar tenaga kerja pecah. Fleksibilitas ini adalah sifat "Goldilocks" yang diperlukan untuk 2024/2025. 3. Rincian Dampak Pasar · Saham AS: Benci ketidakpastian. Pembaruan Powell menandakan stabilitas rezim. Ini menghilangkan premi "risiko kebijakan", memungkinkan saham diperdagangkan berdasarkan fundamental (pendapatan/AI) daripada menebak apa yang mungkin dilakukan pemula baru. · Obligasi: Kurva hasil membutuhkan target inflasi jangka panjang yang dapat dipercaya. Powell menegaskan kembali target 2%. Kandidat lain mungkin goyah, menyebabkan hasil jangka panjang melonjak (penetapan harga risiko inflasi) atau jatuh (penetapan harga resesi). · Kripto: Ini adalah pandangan yang bernuansa. Sementara kripto menginginkan suku bunga yang lebih rendah (likuiditas), ia lebih takut kekacauan. Penunjukan Powell berarti lingkungan regulasi yang dapat diprediksi dan mata uang yang tidak runtuh. Prediktabilitas adalah fondasi di mana aset risiko dibangun. Keputusan: Dalam dunia yang penuh volatilitas geopolitik dan transisi ekonomi, "membosankan" dan "dapat diprediksi" adalah generator alpha yang unggul. Powell menyediakan jembatan yang kita perlukan untuk beralih dari inflasi tinggi ke pertumbuhan berkelanjutan tanpa menggelembungkan neraca. #Fed #MonetaryPolicy
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#MacroWatchFedChairPick
Jika saya harus memberikan suara penentu untuk Ketua Fed berikutnya saat ini, saya tetap memilih yang incumbent: Jerome Powell.
Berikut adalah argumen untuk "Sentris Pragmatik" dalam lingkungan saat ini:
1. Kesesuaian Makro: Kredibilitas adalah Mata Uang
Kita sedang menavigasi transisi yang rumit dari "memerangi inflasi" ke "menavigasi pendaratan lunak." Dalam fase ini, aset terbesar pasar adalah kredibilitas Fed. Powell telah membuktikan dirinya dengan menunjukkan bahwa Fed tidak takut untuk memecahkan sesuatu (inflasi) bahkan jika itu menyakitkan. Menggantinya sekarang dengan suara yang sepenuhnya dovish berisiko mengendurkan ekspektasi inflasi, sementara hawk radikal berisiko menyebabkan pendaratan keras yang tidak perlu. Kita membutuhkan tangan yang stabil seperti sekarang, bukan eksperimen baru.
2. Sikap terhadap Kebijakan Pendekatan Powell
yang "bergantung data" adalah satu-satunya jalur rasional saat ini. Sinyal ekonomi campur aduk (tenaga kerja yang kuat, konsumsi yang melambat, inflasi layanan yang menempel). Kita tidak membutuhkan ideolog saat ini; kita membutuhkan teknisi yang tidak takut untuk mempertahankan suku bunga tinggi jika data memerlukannya, tetapi siap untuk memotong jika pasar tenaga kerja pecah. Fleksibilitas ini adalah sifat "Goldilocks" yang diperlukan untuk 2024/2025.
3. Rincian Dampak Pasar
·
Saham AS: Benci ketidakpastian. Pembaruan Powell menandakan stabilitas rezim. Ini menghilangkan premi "risiko kebijakan", memungkinkan saham diperdagangkan berdasarkan fundamental (pendapatan/AI) daripada menebak apa yang mungkin dilakukan pemula baru.
·
Obligasi: Kurva hasil membutuhkan target inflasi jangka panjang yang dapat dipercaya. Powell menegaskan kembali target 2%. Kandidat lain mungkin goyah, menyebabkan hasil jangka panjang melonjak (penetapan harga risiko inflasi) atau jatuh (penetapan harga resesi).
·
Kripto: Ini adalah pandangan yang bernuansa. Sementara kripto menginginkan suku bunga yang lebih rendah (likuiditas), ia lebih takut kekacauan. Penunjukan Powell berarti lingkungan regulasi yang dapat diprediksi dan mata uang yang tidak runtuh. Prediktabilitas adalah fondasi di mana aset risiko dibangun.
Keputusan: Dalam dunia yang penuh volatilitas geopolitik dan transisi ekonomi, "membosankan" dan "dapat diprediksi" adalah generator alpha yang unggul. Powell menyediakan jembatan yang kita perlukan untuk beralih dari inflasi tinggi ke pertumbuhan berkelanjutan tanpa menggelembungkan neraca.
#Fed #MonetaryPolicy