Bagaimana PeerDAS dan ZKEVM Mengatasi Trilemma Blockchain
Pikirkan tentang universitas dengan 10.000 mahasiswa. Sistem penilaian tradisional? Setiap mahasiswa meninjau karya mahasiswa lain. Terlihat menyeluruh—menjamin keamanan, membuat kecurangan hampir tidak mungkin. Tapi inilah masalahnya: sangat lambat dan membutuhkan sumber daya besar.
Itulah inti dari trilemma blockchain.
Selama bertahun-tahun, jaringan blockchain menghadapi pilihan yang mustahil: memprioritaskan desentralisasi, keamanan, atau skalabilitas. Pilih dua, korbankan yang ketiga. Ini adalah masalah utama industri.
Masuk PeerDAS dan ZKEVM—dua pendekatan inovatif yang mengubah rumus ini.
PeerDAS (Sampling Ketersediaan Data Peer) membalikkan cara verifikasi data. Alih-alih setiap node memvalidasi setiap bagian data, node mengambil sampel acak dari subset data. Ini secara drastis mengurangi beban komputasi sambil tetap menjaga jaminan keamanan. Bayangkan seperti ini: tidak semua mahasiswa menilai setiap makalah lagi, tetapi sampling yang didistribusikan secara hati-hati memastikan kontrol kualitas tetap terjaga.
ZKEVM (Mesin Virtual Ethereum Zero-Knowledge) mengambil pendekatan berbeda. Menggunakan bukti kriptografi untuk mengompresi transaksi dan perhitungan di luar rantai, lalu menyelesaikannya di dalam rantai. Hasilnya? Throughput besar tanpa memerlukan setiap validator memproses semuanya. Desentralisasi tetap kuat, keamanan tetap kokoh, dan throughput melambung.
Yang membuat solusi ini elegan: mereka tidak meninggalkan prinsip-prinsip yang membuat blockchain berharga. Mereka bukan sekadar solusi sementara—melainkan inovasi arsitektur yang menyeimbangkan kembali seluruh sistem.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
16 Suka
Hadiah
16
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
zkNoob
· 01-08 15:44
zknoob merasa kedua solusi ini memiliki sesuatu, akhirnya tidak perlu setiap node kelelahan memverifikasi semua data... Tapi jujur saja, apakah sampling acak PeerDAS benar-benar bisa menjamin keamanan? Rasanya ada yang aneh.
Lihat AsliBalas0
FUDwatcher
· 01-07 01:58
nah Begitu layer2 benar-benar akan meluncur, tapi saya masih sedikit khawatir tentang mekanisme sampling peerDAS itu, apakah suatu hari nanti secara kebetulan data buruk akan tersampling masuk
Lihat AsliBalas0
IJustWantToHaveFoodToEatEvery
· 01-05 18:34
Tahun Baru Kaya Mendadak 🤑
Lihat AsliBalas0
SerumSqueezer
· 01-05 18:07
Haha, analogi ini luar biasa, akhirnya ada yang menjelaskan dilema tiga arah ini dengan begitu jelas... Logika sampling PeerDAS ini saya suka, rasanya seperti membuat node-node malas tetapi tetap menjaga keamanan, benar-benar cerdas
Lihat AsliBalas0
StealthMoon
· 01-05 18:06
Luar biasa, akhirnya ada yang menjelaskan dilema segitiga dengan begitu jelas, ide pengambilan sampel PeerDAS memang benar-benar hebat
Lihat AsliBalas0
MEVEye
· 01-05 17:56
ngl kedua solusi ini terdengar cukup bagus, tapi apakah benar-benar bisa berjalan saat diluncurkan, rasanya tetap harus melihat data nyata untuk bisa membanggakan diri
Lihat AsliBalas0
MondayYoloFridayCry
· 01-05 17:49
ngl kedua solusi ini memang cerdas, verifikasi sampel jauh lebih menyenangkan daripada verifikasi penuh, akhirnya ada yang menyeimbangkan tiga tantangan dengan cukup baik
Bagaimana PeerDAS dan ZKEVM Mengatasi Trilemma Blockchain
Pikirkan tentang universitas dengan 10.000 mahasiswa. Sistem penilaian tradisional? Setiap mahasiswa meninjau karya mahasiswa lain. Terlihat menyeluruh—menjamin keamanan, membuat kecurangan hampir tidak mungkin. Tapi inilah masalahnya: sangat lambat dan membutuhkan sumber daya besar.
Itulah inti dari trilemma blockchain.
Selama bertahun-tahun, jaringan blockchain menghadapi pilihan yang mustahil: memprioritaskan desentralisasi, keamanan, atau skalabilitas. Pilih dua, korbankan yang ketiga. Ini adalah masalah utama industri.
Masuk PeerDAS dan ZKEVM—dua pendekatan inovatif yang mengubah rumus ini.
PeerDAS (Sampling Ketersediaan Data Peer) membalikkan cara verifikasi data. Alih-alih setiap node memvalidasi setiap bagian data, node mengambil sampel acak dari subset data. Ini secara drastis mengurangi beban komputasi sambil tetap menjaga jaminan keamanan. Bayangkan seperti ini: tidak semua mahasiswa menilai setiap makalah lagi, tetapi sampling yang didistribusikan secara hati-hati memastikan kontrol kualitas tetap terjaga.
ZKEVM (Mesin Virtual Ethereum Zero-Knowledge) mengambil pendekatan berbeda. Menggunakan bukti kriptografi untuk mengompresi transaksi dan perhitungan di luar rantai, lalu menyelesaikannya di dalam rantai. Hasilnya? Throughput besar tanpa memerlukan setiap validator memproses semuanya. Desentralisasi tetap kuat, keamanan tetap kokoh, dan throughput melambung.
Yang membuat solusi ini elegan: mereka tidak meninggalkan prinsip-prinsip yang membuat blockchain berharga. Mereka bukan sekadar solusi sementara—melainkan inovasi arsitektur yang menyeimbangkan kembali seluruh sistem.