## OTC adalah apa? Memahami mekanisme operasi perdagangan over-the-counter



OTC (Over The Counter, yaitu perdagangan di luar bursa) adalah metode perdagangan sekuritas yang dilakukan oleh investor di luar bial utama. Singkatnya, ketika Anda tidak dapat menemukan perusahaan yang diinginkan terdaftar di bursa utama, Anda dapat beralih ke pasar OTC untuk mencari peluang. Pasar ini memiliki skala besar, metode perdagangan yang fleksibel, tetapi juga disertai risiko yang berbeda-beda.

### Bagaimana mekanisme kerja perdagangan OTC?

Perdagangan OTC tidak dilakukan di ruang perdagangan terpusat, melainkan melalui saluran yang tersebar seperti bank, broker, telepon, dan sistem elektronik. Kedua belah pihak langsung bernegosiasi harga, berbeda dengan mekanisme penawaran harga tunggal di pasar terpusat. Lawan transaksi bisa berupa lembaga keuangan, perusahaan, investor perorangan, dan berbagai peran lainnya.

Pasar OTC di Taiwan dioperasikan oleh Pusat Perdagangan Over-the-Counter (OTC Center), yang memiliki sistem pencocokan lengkap. Setelah investor menempatkan order melalui broker, order tersebut diunggah ke sistem pencocokan otomatis (ATS), yang akan mencocokkan transaksi berdasarkan prioritas harga dan waktu. Setiap 5 detik dilakukan proses penawaran kolektif, dengan batasan fluktuasi harga ±10%, sama seperti aturan saham yang terdaftar. Sistem penyelesaian adalah T+2, di mana penyelesaian dilakukan dua hari kerja setelah transaksi.

### Produk apa saja yang dapat diperdagangkan di pasar OTC?

Jenis produk yang tercakup dalam perdagangan OTC jauh lebih beragam dibandingkan pasar terpusat:

**Saham**: Saham perusahaan kecil dan menengah yang tidak terdaftar di bursa utama, termasuk perusahaan startup, dapat diperdagangkan di sini. Berbeda dengan perdagangan di dalam bursa yang hanya menerima perusahaan yang sudah terdaftar, pasar OTC menyediakan jalur pendanaan untuk lebih banyak perusahaan baru.

**Obligasi**: Obligasi dengan volume penerbitan besar tetapi jarang diperdagangkan lebih cocok dilakukan di pasar OTC, karena dapat memenuhi kebutuhan beragam penerbit dan investor.

**Produk derivatif keuangan**: Kontrak seperti opsi, futures, dan kontrak selisih harga (CFD) lebih umum diperdagangkan di OTC.

**Valuta asing**: Perdagangan mata uang di berbagai platform termasuk bersifat OTC.

**Cryptocurrency**: Aset digital populer dapat dibeli secara besar-besaran secara langsung di pasar OTC, yang sulit dilakukan di pasar cryptocurrency khusus.

### Perbedaan antara perdagangan OTC dan perdagangan di dalam bursa: Perbedaan inti

| Item | Perdagangan di dalam bursa (pasar terpusat) | Perdagangan OTC |
|------|----------------------------------------|------------------|
| Spesifikasi produk | Standar | Tidak standar |
| Mode perdagangan | Penawaran kolektif | Negosiasi langsung |
| Tempat perdagangan | Bursa resmi | Tidak ada tempat terpusat, dilakukan secara tersebar |
| Produk utama | Sekuritas standar, obligasi, futures | Produk derivatif, valuta asing, saham yang belum terdaftar |
| Tingkat pengawasan | Ketat | Lebih longgar |
| Transparansi perdagangan | Terbuka dan transparan | Tidak selalu terbuka |
| Likuiditas | Tinggi | Lebih rendah |
| Metode transaksi | Terbatas | Lebih banyak pilihan |

**Tingkat standarisasi produk** adalah perbedaan terbesar. Perdagangan di dalam bursa seperti membeli emas di bank, setiap unitnya standar; sedangkan perdagangan OTC seperti di toko gadai, setiap transaksi bisa berbeda syaratnya. Oleh karena itu, pasar OTC mampu menawarkan berbagai pilihan investasi yang lebih beragam.

**Perbedaan mode transaksi** menentukan potensi keuntungan. Perdagangan di dalam bursa menekankan transparansi dan keadilan, tetapi ruang keuntungan terbatas. Perdagangan OTC dilakukan melalui negosiasi langsung, di mana informasi lebih berharga daripada dana—investor yang memiliki lebih banyak informasi pasar bisa mendapatkan harga transaksi yang lebih menguntungkan.

**Perbedaan pengawasan** membawa kompromi antara fleksibilitas dan risiko. Perdagangan di dalam bursa diawasi dan disetujui pemerintah, sedangkan pasar OTC dioperasikan oleh berbagai broker dengan pengawasan yang lebih kecil. Ini berarti pasar OTC memiliki ruang lebih besar untuk aturan yang disesuaikan, tetapi juga risiko penipuan oleh pihak tidak bertanggung jawab yang mendirikan bursa virtual.

### Latar belakang perkembangan pasar OTC di Taiwan

Pasar saham Taiwan terbagi menjadi dua tingkat: "Bursa Sekuritas" dan "Pusat Perdagangan OTC". Pemisahan ini bertujuan menyeimbangkan perkembangan pasar—ambang masuk yang lebih tinggi untuk menjamin kualitas perusahaan, tetapi regulasi yang terlalu ketat dapat menghambat pertumbuhan perusahaan baru.

Untuk mengatasi hal ini, pemerintah mendirikan Pusat Perdagangan OTC dan melonggarkan syarat listing. Perusahaan cukup mendapatkan rekomendasi dari lebih dari 2 broker pendamping untuk masuk, dan jika dalam 6 bulan kinerja membaik, dapat mengajukan permohonan listing ulang. Ini membuka peluang pendanaan bagi banyak perusahaan yang kekurangan modal tetapi memiliki potensi.

Namun, penurunan ambang masuk juga menarik beberapa spekulan. Banyak perusahaan yang kualitasnya beragam, dan beberapa broker nakal bahkan secara khusus merekomendasikan aset berisiko tinggi untuk mendapatkan keuntungan besar. Oleh karena itu, investor harus sangat berhati-hati, tidak hanya memilih aset yang tepat, tetapi juga bekerja sama dengan broker yang memiliki reputasi baik.

### Keunggulan perdagangan OTC

**Pilihan investasi yang luas**: Pasar OTC membantu investor mengakses kategori aset yang tidak tersedia di pasar dalam, termasuk derivatif, produk tidak standar, dan saham perusahaan yang belum terdaftar.

**Fleksibilitas metode transaksi**: Spesifikasi produk dan kondisi transaksi dapat disesuaikan sesuai tujuan investasi, memberi ruang negosiasi lebih besar bagi kedua belah pihak.

**Leverage yang fleksibel**: Di pasar tradisional, pilihan leverage terbatas dan diatur ketat, sedangkan di OTC menawarkan berbagai rasio leverage, memungkinkan investor menyesuaikan sesuai toleransi risiko.

**Tren perkembangan pasar yang positif**: Dengan perkembangan internet, skala perdagangan OTC terus membesar. Pasar OTC modern telah membangun mekanisme keamanan berlapis, mendekati tingkat pengendalian risiko pasar di dalam bursa.

### Risiko perdagangan OTC

**Kurangnya pengawasan yang seragam**: Pasar OTC tidak memiliki aturan yang seragam dan kewajiban transparansi yang ketat, sehingga kekuatan hukum relatif lebih lemah. Banyak perusahaan dan sekuritas yang tidak memenuhi syarat listing di pasar utama hanya bisa diperdagangkan di sini, sehingga investor sulit mendapatkan informasi lengkap.

**Likuiditas yang rendah**: Volume transaksi OTC jauh lebih kecil dibandingkan pasar utama, sehingga saat menjual, mungkin tidak dapat menemukan pembeli atau harus menjual dengan harga lebih rendah.

**Volatilitas pasar yang tinggi**: Saham OTC biasanya berasal dari perusahaan kecil dan menengah, mudah dipengaruhi oleh berita dan sentimen pasar, sehingga fluktuasi harga cenderung besar. Investor sulit memperoleh informasi pasar yang transparan, berisiko mengalami ketidakseimbangan informasi.

**Risiko kredit lawan transaksi**: Kedua belah pihak langsung menyepakati transaksi, dan jika lawan transaksi memiliki kredit buruk atau tiba-tiba membatalkan, investor bisa mengalami kerugian.

### Bagaimana memastikan keamanan transaksi OTC?

Meskipun perdagangan OTC memiliki risiko, bukan berarti tidak aman. Kuncinya adalah mengambil langkah perlindungan yang tepat:

**Pilih broker yang diawasi**: Utamakan platform yang memiliki lisensi pengawasan dari berbagai negara dan tingkat pengendalian risiko yang kuat. Pastikan broker menerapkan KYC (Know Your Customer), penilaian risiko, dan mekanisme penanganan keluhan sebagai perlindungan.

**Fokus pada produk yang matang**: Pilih produk yang diakui pasar dan memiliki likuiditas relatif cukup (misalnya pasangan mata uang utama), pelajari spread, likuiditas, dan mekanisme penarikan dana secara detail.

**Kuasai informasi pasar**: Pelajari pengetahuan transaksi, ikuti perkembangan industri, dan jangan ikut-ikutan buta. Dalam pasar OTC yang informasinya tidak lengkap, pengetahuan adalah perlindungan terbaik.

**Gunakan alat manajemen risiko**: Manfaatkan limit order, stop-loss, dan fitur lain untuk membatasi kerugian potensial, serta sesuaikan ukuran posisi sesuai toleransi risiko pribadi.

### Siapa yang cocok untuk perdagangan OTC?

Perdagangan OTC tidak cocok untuk semua investor. Jika Anda pemula yang baru masuk pasar, disarankan untuk mengumpulkan pengalaman terlebih dahulu di pasar utama, memahami logika dasar investasi dan pengelolaan risiko.

Jika Anda investor tingkat lanjut, percaya pada potensi perusahaan kecil tertentu, membutuhkan lindung nilai derivatif, atau ingin menggunakan leverage yang lebih fleksibel untuk strategi, pasar OTC mungkin menyediakan alat dan peluang yang Anda perlukan. Tetapi ingat: sebelum masuk ke pasar OTC, pilih platform dan broker yang terpercaya adalah langkah pertama, serta pelajari secara mendalam apa itu OTC, bagaimana cara kerjanya, dan risiko potensialnya sebagai persiapan.

Esensi dari perdagangan OTC adalah desentralisasi—yang membawa fleksibilitas sekaligus tanggung jawab. Investor perlu meningkatkan kesadaran perlindungan diri dan pengetahuan pasar agar bisa meraih keuntungan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)