Seorang teman saya bulan lalu datang membawa 6.000 USDT, dan kalimat pertamanya adalah menghela napas:
“Bro, aku sudah burn tiga kali, terakhir hampir kembali ke 0. Ada cara cepat untuk ganti rugi gak?”
Saya langsung menggelengkan kepala:
“Kalau kamu masih percaya pada keberuntungan untuk membuat uang dalam semalam, sebaiknya jangan trading lagi. Saya tidak mengajari berjudi, saya mengajari cara bertahan hidup untuk menghasilkan uang.”
Dia dengan enggan tetap tinggal, mengikuti sistem trading saya selama satu bulan penuh.
Hasilnya: bukan hanya tidak burn, malah mendapatkan keuntungan bersih 8.000 USDT.
Kalimat yang membuat saya teringat selamanya: “Ternyata mencari uang bukan karena keberuntungan, tapi karena kontrol.”
Akar Penyebab Burn Akun: Bukan Kamu yang Kalahkan Pasar, Tapi Kalah Sama Diri Sendiri
Banyak orang menyalahkan “pasar yang tiba-tiba”, tetapi kenyataannya 90% akun sudah ditentukan nasibnya saat masuk posisi.
Kesalahan paling umum:
Menggunakan leverage seperti penjudi
Selalu berpikir “posisi ini pasti menang”, menarik leverage maksimal. Hasilnya, harga hanya perlu berfluktuasi 1% sudah menghapus akun.
Rugi lalu tahan, untung langsung tutup posisi
Positif terus-menerus menambah posisi berharap balik modal, sampai akhirnya terkena aksi tarik besar dan menyentuh dasar.
Untung tangan gemetar, baru sedikit sudah keluar
Trading terlalu banyak untuk menjaga likuiditas
Sehari masuk beberapa puluh posisi, keuntungan belum cukup menutup biaya transaksi.
Kenyataan yang lebih menyakitkan dan banyak dihindari: Rugi 90% bukan berarti harus kembali 90%, tapi harus untung 9 kali lipat untuk kembali ke titik aman.
Sedikit yang mau duduk menghitung hal ini sebelum terjun ke “ganti rugi”.
Prinsip Bertahan Hidup Saya: Aturan Selalu Lebih Bisa Diandalkan daripada Perasaan
Saya sering bilang ke pemula: “Kalau kamu masuk posisi berdasarkan emosi, kamu sudah sangat dekat dengan burn akun.”
Sistem saya tidak rumit, hanya berputar di 3 prinsip inti.
(1) Pengelolaan Modal Adalah Nyawa
Total posisi tidak pernah melebihi 20% dari modal.Masing-masing posisi risiko maksimal 2% dari akun.Pasar tidak jelas tren → keluar.
Lebih baik kecil-kecil asal selamat.
(2) Hanya Gunakan Indikator Sedikit Tapi Tepat
Saya utamanya pakai Bollinger Bands, dan ini sering menyelamatkan saya:
Diperluas → trading mengikuti tren.Dip sempit → kurangi posisi, hati-hati dengan false break.Tidak menunggu sinyal crossover yang ribet, fokus pada:Apakah harga bertahan di atas/bawah garis tengahApakah volume mendukung
(3) Cut Loss – Take Profit Harus Secara Mekanis
Stop loss ditempatkan 5–10 poin di luar dasar/atas lama untuk menghindari false candle.Ketika sudah profit, geser stop loss ke harga masuk.Posisi yang sudah profit → tidak boleh berubah menjadi rugi.
Pelajaran Pemula yang Harus Dipelajari Lebih Awal: Kemampuan Menghadapi Gangguan
Hal yang paling cepat membunuh trader bukanlah fluktuasi harga, melainkan emosi.
Perangkap umum:
Melihat orang lain pamer keuntungan → panik, masuk posisi mengikuti kerumunan.Menang beberapa posisi berturut-turut → ilusi menjadi “bakat istimewa”, mulai all-in.
Cara saya berdisiplin:
Hanya trading 2–3 posisi per hari, cukup matikan software.Setiap akhir pekan tidak membawa posisi semalaman, hindari berita mendadak.
Esensi Kontrak: Alat, Bukan Mesin Cetak Uang
Banyak orang menganggap kontrak sebagai judi, tapi menurut saya: Alat tidak salah, pengguna yang salah.
Organisasi besar menggunakan kontrak untuk:
Menghindari risikoMenyeimbangkan portofolio
Sedangkan sebagian besar trader kecil ingin:
Cepat kayaGanti rugi cepat
Jika kamu sedang dalam salah satu kondisi berikut, saran tulus saya adalah menjauh sementara dari kontrak:
Selalu berpikir “ganti rugi cepat kembali ke jalan”Kerugian mempengaruhi tidur, moodPercaya bahwa “kali ini berbeda” dan melanggar disiplin
Penutup: Menghasilkan Uang Itu Belakangan, Bertahan Hidup Itu Sebelumnya
Pasar selalu berubah, tetapi hukum bertahan hidup tidak:
Masuk posisi ringan – mengikuti tren – cut loss tegas.
Jika kamu masih ragu-ragu, atau ingin mengoptimalkan sistem tradingmu, kamu bisa diskusi lebih lanjut.
Tidak ada yang menjamin cepat kaya, tapi mengurangi jalan memutar sudah menjadi keuntungan besar. Belajar adalah aset terbesar kamu di pasar ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Mengapa 90% Trader Kehilangan Akun Mereka Sejak Menekan Tombol Order?
Seorang teman saya bulan lalu datang membawa 6.000 USDT, dan kalimat pertamanya adalah menghela napas: “Bro, aku sudah burn tiga kali, terakhir hampir kembali ke 0. Ada cara cepat untuk ganti rugi gak?” Saya langsung menggelengkan kepala: “Kalau kamu masih percaya pada keberuntungan untuk membuat uang dalam semalam, sebaiknya jangan trading lagi. Saya tidak mengajari berjudi, saya mengajari cara bertahan hidup untuk menghasilkan uang.” Dia dengan enggan tetap tinggal, mengikuti sistem trading saya selama satu bulan penuh. Hasilnya: bukan hanya tidak burn, malah mendapatkan keuntungan bersih 8.000 USDT. Kalimat yang membuat saya teringat selamanya: “Ternyata mencari uang bukan karena keberuntungan, tapi karena kontrol.”