Pudgy Penguins digugat oleh perusahaan induk Original Penguin: menuduh merek NFT melakukan pelanggaran hak cipta dan meminta penghancuran barang

6 Maret, berita terbaru, proyek NFT terkenal Pudgy Penguins menghadapi sengketa merek dagang. Perusahaan induk merek pakaian Original Penguin, PEI Licensing, telah mengajukan gugatan di pengadilan federal Florida, AS, menuduh Pudgy Penguins menggunakan identitas yang sangat mirip dengan merek penguin mereka pada pakaian dan produk terkait, diduga melanggar hak merek, mengurangi pengenalan merek, dan melakukan kompetisi tidak sehat.

Menurut dokumen gugatan, PEI Licensing menyatakan bahwa Pudgy Penguins menggunakan kata “PENGUIN” dan gambar penguin dalam produk pakaian dan layanan terkait, serta mencoba mendaftarkan beberapa merek dagang terkait. Identitas ini dianggap sangat mirip dengan merek yang telah lama digunakan oleh Original Penguin, yang dapat menyebabkan kebingungan di antara konsumen.

PEI menyebutkan bahwa sejarah penggunaan merek kata “penguin” mereka paling awal sejak tahun 1967, sedangkan logo gambar penguin klasik sejak tahun 1956, keduanya telah terdaftar secara federal di AS dan dikenal luas di industri pakaian. Perusahaan menyatakan bahwa identitas ini adalah aset inti dari merek mereka.

Berkas gugatan juga mengungkapkan bahwa PEI Licensing telah mengirimkan pemberitahuan penghentian pelanggaran kepada Pudgy Penguins sejak Oktober 2023, meminta mereka berhenti menggunakan identitas penguin terkait dan menarik permohonan pendaftaran merek dagang yang diajukan ke United States Patent and Trademark Office. PEI berpendapat bahwa tindakan pihak lain “mengambil hak kekayaan intelektual penting perusahaan” dan berpotensi menyesatkan konsumen, sehingga mereka mengira produk terkait memiliki hubungan bisnis dengan Original Penguin.

Dalam tuntutan hukum, PEI meminta pengadilan agar menolak permohonan merek dagang Pudgy Penguins di USPTO dan melarang mereka terus menggunakan identitas yang diduga melanggar hak. Selain itu, PEI juga meminta pengadilan memerintahkan penghancuran semua produk yang berpotensi membingungkan dengan merek mereka dan mengalihkan keuntungan penjualan produk tersebut ke PEI.

Pudgy Penguins menyatakan terkejut atas gugatan ini. Kepala hukum perusahaan, Jennifer McGlone, mengatakan bahwa sebelumnya kedua belah pihak telah berkomunikasi secara pribadi untuk mencari solusi, dan kehadiran gugatan ini sangat mengejutkan. Ia menegaskan bahwa desain visual dari merek yang terlibat sangat berbeda, dan target pasar serta posisi pasar mereka berbeda sama sekali.

McGlone juga menambahkan bahwa Pudgy Penguins telah mendapatkan persetujuan dari USPTO untuk beberapa permohonan merek dagang, dan mereka yakin akan hasil akhir yang positif. Sementara itu, akun resmi Pudgy Penguins di media sosial memposting gambar meme sebagai tanggapan humoris terhadap kontroversi ini, menyiratkan bahwa merek mereka tidak memiliki kemiripan dengan Original Penguin.

Seiring merek NFT semakin memasuki bidang pakaian dan barang konsumsi, sengketa hukum terkait hak merek dan kekayaan intelektual semakin meningkat. Hasil dari proses pengadilan ini dapat menjadi salah satu kasus penting dalam perlindungan merek antara merek Web3 dan merek konsumen tradisional.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar