
Fully Diluted Valuation (FDV) adalah estimasi nilai total potensial suatu proyek kripto apabila seluruh token telah dirilis dan tersedia di pasar. FDV dihitung dengan mengalikan harga token saat ini dengan jumlah maksimum atau total pasokan token yang akan ada. Metrik ini mengukur skala dan potensi jangka panjang proyek, berbeda dengan kapitalisasi pasar tradisional yang hanya memperhitungkan token yang telah beredar. FDV sangat relevan untuk token baru atau yang beredar dalam jumlah kecil, karena menyoroti risiko pasokan di masa depan yang dapat memengaruhi harga.
Memahami FDV membantu investor menilai apakah valuasi proyek sudah "dimajukan" dan mengantisipasi potensi tekanan harga dari unlock token di masa depan. Di pasar kripto, banyak token baru diluncurkan dengan persentase kecil dari total pasokan yang beredar (sering hanya 5%-15%), sehingga kapitalisasi pasar tampak rendah, sementara FDV bisa jauh lebih tinggi. Ketika token terkunci dirilis secara bertahap—biasanya bulanan atau kuartalan—pasokan yang bertambah dapat menekan harga. Membandingkan FDV dengan kapitalisasi pasar sebelum berinvestasi membantu mengidentifikasi proyek dengan FDV tinggi namun pasokan beredar rendah, yang menandakan potensi tekanan jual ke depan.
Bagi peserta Launchpad, staking, mining, atau perdagangan di pasar sekunder, FDV menjadi metrik penting untuk menentukan waktu dan pemilihan sektor. Misalnya, dua proyek di sektor yang sama bisa saja memiliki harga serupa, tetapi proyek dengan FDV jauh lebih tinggi mencerminkan ekspektasi pertumbuhan yang lebih agresif—dan risiko yang lebih besar.
FDV umumnya dihitung sebagai "harga × total supply atau max supply", sedangkan kapitalisasi pasar adalah "harga × circulating supply".
Contoh: Jika sebuah token memiliki max supply 100 juta, 10 juta beredar, dan harga $1, maka market cap sekitar $10 juta, sedangkan FDV sekitar $100 juta. Selisihnya adalah pasokan masa depan sebesar 90 juta token yang belum di-unlock.
Token unlock (atau vesting) adalah jadwal rilis token yang dimiliki tim, investor, atau dana ekosistem. Token ini dirilis secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Jika unlock bertepatan dengan reli harga, pasar dapat menyerap pasokan baru; saat pasar lemah, unlock massal bisa menekan harga. Ini dapat diibaratkan seperti pengiriman bertahap: batch besar dan permintaan lemah berarti tekanan harga turun semakin besar.
Perhatikan perbedaan antara "total supply" dan "max supply". Beberapa proyek melakukan burning atau minting token sehingga total supply berubah, sementara token inflasi dapat menambah pasokan secara berkelanjutan sesuai protokol. Selalu cek whitepaper, pengumuman resmi, dan data on-chain proyek untuk perhitungan FDV yang akurat.
FDV ditampilkan secara mencolok pada halaman listing token baru, bagian informasi proyek, kolom valuasi di platform data, dan diskusi kalender unlock token.
Pada halaman listing baru atau spot trading Gate, informasi proyek biasanya menampilkan "total supply, circulating supply, FDV, dan market cap". Misalnya, token AI yang listing di Gate dapat menampilkan 10% pasokan beredar, harga $0,5, dan max supply 1 miliar token—menghasilkan market cap $50 juta dan FDV $500 juta. Pengguna menilai data ini untuk menentukan besaran posisi dan waktu masuk, terutama jika terdapat jadwal unlock bulanan yang signifikan.
Pada skenario Launchpad/Startup, proyek mengumumkan tingkat sirkulasi awal dan rencana vesting. Meskipun batas partisipasi tampak kecil dan harga rendah, FDV jauh di atas rata-rata sektor menandakan ekspektasi pasar tinggi—dan risiko besar. Jika pertumbuhan ekosistem lambat atau unlock berlangsung cepat setelah listing, tekanan harga meningkat.
Dalam DeFi mining, reward token sering didistribusikan dari pasokan yang belum beredar, sehingga total supply meningkat secara bertahap. FDV tinggi perlu dipertimbangkan secara cermat apakah nilai token di masa depan akan terdilusi.
Perdagangan futures juga terpengaruh oleh FDV dan jadwal unlock. Saat unlock besar mendekat, sentimen pasar menjadi lebih hati-hati, funding rate dan volatilitas harga naik, dan strategi jangka pendek harus memperhitungkan risiko berbasis event.
Pada 2025, token baru umumnya menggunakan model harga "sirkulasi rendah, FDV tinggi"—khususnya di sektor AI, restaking, dan L2. Listing dan platform data menunjukkan sebagian besar proyek debut dengan hanya 5%-20% dari pasokan beredar, dengan jadwal unlock padat dalam 6-12 bulan pertama setelah listing.
Pada Q3-Q4 2025, perhatian pada "event unlock" meningkat: kunjungan halaman proyek dan langganan "unlock reminder" naik di platform data karena investor memprioritaskan informasi pasokan. Dibandingkan 2024, diskusi bergeser dari fokus harga semata ke pandangan terintegrasi termasuk harga, dinamika pasokan, dan FDV.
Di pasar sekunder sepanjang akhir 2025, token baru dengan FDV jauh di atas rata-rata sektor mengalami volatilitas lebih tinggi selama periode unlock—kecuali fundamental yang kuat memberi dukungan. Proyek dengan persentase beredar lebih tinggi dan jadwal unlock lebih mulus menunjukkan pergerakan harga yang lebih stabil.
Sumber data utama meliputi halaman info proyek di exchange, kolom supply/FDV CoinGecko, dan kalender/statistik unlock kuartalan TokenUnlocks untuk 2025. Selalu periksa waktu pembaruan data dan metode perhitungan saat menggunakan sumber ini.
Perbedaan utama terletak pada cakupan: market cap mencerminkan nilai saat ini berdasarkan token beredar saja; FDV memperhitungkan seluruh token yang akan pernah ada—termasuk yang masih terkunci.
Contoh angka: Harga $1; 10 juta beredar; max supply 100 juta. Market cap sama dengan $10 juta ("skala saat ini"), sedangkan FDV sama dengan $100 juta ("skala potensial setelah seluruh token dirilis"). Jika 5 juta token di-unlock setiap bulan selama setahun—meningkatkan sirkulasi menjadi 70 juta—tanpa permintaan baru, harga kemungkinan besar akan tertekan turun.
Ini mirip dengan saham perusahaan: market cap adalah "saham yang diperdagangkan publik × harga saham", sedangkan FDV adalah "total saham (termasuk opsi/saham terbatas) × harga saham". Unlock token kripto sering terjadi lebih cepat dari jadwal vesting saham—menjadikan FDV faktor langsung dalam penentuan harga jangka pendek hingga menengah.
Market cap hanya menghitung token yang beredar saat ini; FDV mencakup semua token yang akan di-unlock di masa depan dengan harga hari ini. Singkatnya: market cap menunjukkan skala real-time; FDV menunjukkan skala teoretis jika seluruh token beredar. Selisih lebar berarti masih banyak token terkunci—unlock di masa depan dapat meningkatkan pasokan dan menurunkan harga.
Perbedaan besar biasanya menandakan periode vesting yang panjang atau kepemilikan besar yang belum beredar oleh tim/investor. Ini bisa menandakan perencanaan jangka panjang yang kuat—atau risiko tersembunyi dari tekanan jual yang akan datang. Selalu tinjau jadwal rilis token untuk mengetahui berapa banyak yang akan di-unlock dalam 6-12 bulan ke depan.
Keduanya penting namun memiliki fungsi berbeda. Market cap mencerminkan minat nyata saat ini; FDV membantu memperkirakan risiko inflasi jangka panjang dari unlock. Tinjau keduanya bersama: jika rasio FDV/market cap melebihi 5x, waspadai potensi tekanan inflasi ke depan.
Tidak selalu. FDV rendah bisa berarti sebagian besar token sudah beredar (positif), atau proyek memang kurang diminati (negatif). Jangan hanya mengandalkan FDV—pertimbangkan juga fundamental, kekuatan komunitas, dan utilitas nyata.
Bandingkan dengan proyek terdepan di kategori yang sama di Gate atau platform lain untuk menentukan level referensi rasio FDV/market cap. Tinjau juga jadwal unlock token—jika jumlah besar akan dirilis dalam enam bulan ke depan, berhati-hatilah. Sebagai patokan: proyek matang umumnya memiliki rasio FDV/market cap antara 1,5x–3x; rasio di atas 10x perlu kewaspadaan ekstra.


