
Swan Chain (SWAN) adalah AI SuperChain pertama yang dikhususkan untuk komputasi AI terdesentralisasi, sekaligus pionir penggabungan teknologi Web3 dan AI. Sejak diluncurkan pada 2021, Swan Chain telah menjadi solusi infrastruktur komprehensif melalui teknologi OP superchain untuk layanan terintegrasi penyimpanan, komputasi, bandwidth, dan pembayaran. Per Januari 2026, SWAN memiliki kapitalisasi pasar sebesar $641.000 dengan suplai beredar sekitar 98 juta token, dan saat ini diperdagangkan pada harga $0,000641 per token. Inovasi ini semakin vital dalam mendorong pengembangan AI yang hemat biaya dengan menurunkan biaya komputasi hingga 70% melalui jaringan pusat data terdesentralisasi.
Artikel ini akan mengulas secara menyeluruh perjalanan harga SWAN dari 2026 sampai 2031, mengintegrasikan pola historis pasar, dinamika suplai-permintaan, pertumbuhan ekosistem, dan faktor makroekonomi untuk memberikan proyeksi harga profesional serta strategi investasi praktis bagi para pemangku kepentingan.
Per 5 Januari 2026, SWAN diperdagangkan pada $0,000641, turun -99,02% dalam satu tahun terakhir. Token ini menunjukkan volatilitas tinggi dalam periode terakhir:
Volume perdagangan 24 jam sebesar $12.138,93, dengan harga bergerak antara $0,000632 hingga $0,000651 dalam satu hari terakhir. Suplai beredar sebanyak 98.000.000 SWAN dari total suplai 1.000.000.000 token, menghasilkan rasio sirkulasi 9,8%. Kapitalisasi pasar saat ini sekitar $62.818, sedangkan valuasi terdilusi penuh sebesar $641.000.
Indeks ketakutan pasar (VIX) tercatat di angka 29, menandakan kekhawatiran pasar. SWAN terdaftar di 2 bursa, dengan Gate.com sebagai salah satu akses perdagangan token ini.
Klik untuk melihat harga pasar SWAN terkini

2026-01-04 Indeks Fear & Greed: 29 (Fear)
Klik untuk melihat Fear & Greed Index terkini
Pasar kripto menunjukkan sentimen ketakutan dengan indeks 29. Angka ini mencerminkan kecemasan tinggi dan perilaku investor yang pesimis. Dalam fase ketakutan, pelaku pasar cenderung lebih berhati-hati, mendorong tekanan jual dan membuka potensi peluang bagi investor berorientasi nilai. Biasanya, kondisi ini dipicu oleh berita negatif, kelemahan teknikal, atau masalah makroekonomi yang memengaruhi harga aset digital. Investor diimbau menjaga kewaspadaan dan menyesuaikan keputusan investasi dengan toleransi risiko saat pasar berada dalam kondisi seperti ini.

Grafik distribusi kepemilikan alamat memperlihatkan konsentrasi token SWAN di dompet blockchain utama, menjadi indikator penting untuk menilai tingkat desentralisasi dan kesehatan struktur pasar. Visualisasi ini menampilkan proporsi suplai token yang dipegang alamat terbesar, memberi gambaran risiko konsentrasi tata kelola, potensi manipulasi pasar, serta aksesibilitas token di jaringan.
Namun, tabel data yang tersedia kosong tanpa informasi detail kepemilikan, sehingga analisis konsentrasi tidak dapat dilakukan secara menyeluruh. Tanpa data kuantitatif mengenai alamat dan persentase kepemilikan, evaluasi status desentralisasi SWAN tidak bisa dilakukan secara akurat. Biasanya, token yang terdistribusi sehat memiliki kepemilikan tersebar di banyak alamat tanpa satu entitas menguasai persentase berlebihan; distribusi terkonsentrasi justru menimbulkan risiko stabilitas dan sentralisasi pasar.
Untuk menilai stabilitas dan tingkat desentralisasi on-chain SWAN secara tepat, diperlukan data detail kepemilikan di alamat utama. Data ini akan membantu menilai apakah SWAN benar-benar terdesentralisasi atau justru terkonsentrasi, yang dapat memengaruhi stabilitas harga dan dinamika pasar. Untuk data distribusi kepemilikan SWAN terbaru dan terperinci, silakan lihat platform analitik on-chain.
Lihat Distribusi Kepemilikan SWAN terkini

| Top | Address | Holding Qty | Holding (%) |
|---|
Dampak Kebijakan Moneter: Bank sentral global mulai memasuki siklus pelonggaran. Federal Reserve sudah memangkas suku bunga, dan pasar memperkirakan ada 2-3 pemangkasan lagi pada 2026. Suku bunga riil yang lebih rendah menurunkan opportunity cost memegang aset non-yielding dan mendorong permintaan penyimpan nilai alternatif.
Fungsi Lindung Nilai Inflasi: Tekanan inflasi yang berkelanjutan meningkatkan permintaan atas aset yang dipercaya sebagai pelindung nilai inflasi. Dengan kebijakan moneter yang longgar, kekhawatiran terhadap depresiasi mata uang dan penurunan daya beli semakin tinggi, terutama di tengah beban utang negara yang besar. Aset seperti SWAN berpotensi diuntungkan dari kepedulian investor menjaga nilai portofolio terhadap inflasi.
Faktor Geopolitik: Ketegangan geopolitik dan konflik regional memperbesar ketidakpastian pasar dan mendorong sentimen risk-off. Kondisi ini biasanya membuat investor beralih ke aset alternatif yang dianggap lindung nilai risiko sistemik dan kejadian “black swan”. Konstelasi politik global yang multipolar dan menurunnya dominasi geopolitik AS memperkuat dinamika permintaan aset safe haven.
Krisis Kepercayaan Mata Uang: Akumulasi utang global menyebabkan krisis kepercayaan terhadap mata uang fiat, terutama soal kualitas kredit jangka panjang dolar AS. Pergeseran kepercayaan struktural ini mendorong investor dan bank sentral mencari alternatif, mendukung permintaan aset penyimpan nilai non-sovereign.
Dinamika Pembelian Bank Sentral: Permintaan institusi tetap tinggi. Bank sentral dunia terus menambah kepemilikan sebagai diversifikasi portofolio, sehingga mendukung pasar saat terjadi koreksi. Permintaan institusi ini menjadi penopang penting di tengah volatilitas dan tekanan teknikal.
| 年份 | 预测最高价 | 预测平均价格 | 预测最低价 | 涨跌幅 |
|---|---|---|---|---|
| 2026 | 0.00072 | 0.00064 | 0.00058 | 0 |
| 2027 | 0.00079 | 0.00068 | 0.00061 | 6 |
| 2028 | 0.00101 | 0.00074 | 0.00069 | 15 |
| 2029 | 0.001 | 0.00087 | 0.0008 | 36 |
| 2030 | 0.00109 | 0.00094 | 0.00084 | 46 |
| 2031 | 0.00116 | 0.00101 | 0.00092 | 58 |
(1) Strategi Menyimpan Jangka Panjang
(2) Strategi Perdagangan Aktif
(1) Prinsip Alokasi Aset
(2) Solusi Lindung Nilai Risiko
(3) Solusi Penyimpanan Aman
SwanChain menawarkan peluang investasi spekulatif di sektor komputasi AI terdesentralisasi. Nilai fundamental proyek ini—mengurangi biaya komputasi AI hingga 70%—relevan dengan kebutuhan pasar. Namun, kinerja harga yang anjlok (99,02% dalam satu tahun), market cap sangat kecil $62.818, likuiditas rendah, dan tahap pengembangan yang sangat dini merupakan risiko luar biasa. Proyek ini ambisius secara teknologi tetapi belum terbukti secara pasar atau didukung institusi besar. SWAN adalah aset berisiko tinggi, berpotensi imbal hasil tinggi, hanya cocok untuk alokasi gaya venture capital yang sangat spekulatif.
✅ Pemula: Hindari eksposur langsung; bila minat pada infrastruktur AI, pilih proyek yang lebih mapan, lebih likuid, dan volatilitas lebih rendah
✅ Investor Berpengalaman: Posisi spekulatif kecil (1–3% modal trading) layak untuk yang siap risiko tinggi dan potensi kehilangan total; wajib disiplin stop-loss
✅ Investor Institusi: Lakukan due diligence teknis komprehensif terkait kode, tim, dan adopsi SwanChain sebelum mempertimbangkan investasi; strukturkan posisi sebagai alokasi venture dengan manajemen risiko ketat
Investasi cryptocurrency sangat berisiko. Laporan ini bukan nasihat keuangan. Investor wajib membuat keputusan sesuai toleransi risiko pribadi dan sebaiknya konsultasi dengan penasihat keuangan profesional. Jangan pernah menginvestasikan modal melebihi kemampuan Anda untuk menanggung kerugian total.
SWAN adalah token asli Swan Chain, platform terdesentralisasi yang mengintegrasikan Web3 dan AI. Token ini digunakan untuk biaya transaksi, tata kelola, dan partisipasi komunitas dalam ekosistem yang menyediakan solusi penyimpanan, komputasi, bandwidth, dan pembayaran untuk cloud computing.
Token SWAN sangat volatil dalam beberapa bulan terakhir. Pada pertengahan Desember 2025, harga bergerak antara 0,001303 dan 0,001527 dengan fluktuasi harian mencerminkan sentimen pasar. Token ini memperlihatkan momentum naik-turun, menandakan partisipasi pasar aktif dan proses penemuan harga yang dinamis.
SWAN pernah menyentuh harga tertinggi $0,3939 pada 16 Desember 2024. Ke depan, SWAN menunjukkan potensi pertumbuhan dengan fundamental kokoh yang menopang performanya. Trajeksi token ini mengindikasikan potensi kenaikan berlanjut ke 2025 dan seterusnya.
Harga SWAN terutama dipengaruhi sentimen pasar kripto dan kepercayaan investor. Kemitraan strategis, integrasi platform, serta peningkatan adopsi juga sangat menentukan nilai token ini.
SWAN menawarkan biaya rendah dan fitur investasi otomatis yang memudahkan DCA. Namun, SWAN mungkin belum memiliki fleksibilitas atau fitur lanjutan seperti beberapa alternatif, sehingga strategi perdagangan spesifik bisa lebih terbatas.
Risiko utama meliputi volatilitas pasar, manipulasi harga, ketidakpastian regulasi, serta risiko teknis seperti keamanan jaringan dan kegagalan upgrade. Lakukan manajemen risiko secara matang sebelum berinvestasi.











